Dinkes Tangsel Dorong OPD Bentuk Satgas Perda Kawasan Tanpa Rokok

oleh -
Dinkes Tangsel sosialisasi Perda KTR di OPD. Foto: Nad
banner 300250

Palapanews.com- Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Peraturan Daerah (Perda) Rokok. Ini dilakukan untuk mendorong Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) lebih efektif.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan Pemkot Tangsel sudah meminta Dinas Kesehatan agar dapat mengkoordinasikan seluruh OPD yang ada di Tangsel agar membentuk tim satgas KTR. Tim Satgas, nantinya bertugas menegakan Perda KTR di OPD-nya masing-masing.

“Tidak masalah jika anggota merupakan perokok, yang terpenting mereka bisa menjaga komitmen untuk menetralisasi asap rokok di tempat-tempat yang dimaksudkan dalam perda 4 tahun 2016 tersebut,” ungkapnya.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel Lilis Suryani mengatakan, keberadaan Perda KTR ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan udara yang bersih dan sehat, mengurangi angka kesakitan. Maka itu, Satgas Dinkes Tangsel pun melakukan sosialisasi kepada OPD.

“Belum lama kami sambangi Satpol PP dan Dishub Tangsel. Jadi sebelum mereka ke lapangan, mereka dibekali 7 kawasan mana saja yang dilarang di dalam Perda. Seperti Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Tempat Belajar Mengajar, Tempat Bermain, Tempat Bekerja, Tempat Ibadah, Tempat Umum dan di Transportasi Umum,” tandasnya.

Dinkes Tangsel sosialisasi Perda KTR di OPD. Foto: Nad

Dengan adanya sosialisasi ini, pihaknya berharap OPD segera memiliki satgas sendiri, demi mengurangi angka kesakitan akibat tercemarnya udara.

“Kita tau rokok banyak mengandung zat kimia yang dampaknya panjang, karena 75 persen asapnya dihirup oleh perokok pasif. Aturan ini bukan larangan merokok, tapi dimana harus merokok. Masyarakat perlu edukasi dan inilah fungsi satgas yang nantinya harus menyampaikan informasi kepada masyarakat,” lanjutnya.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tangsel, Iin Sofiawati mengaku pihkanya juga telah memberikan sosialisasi kepada pedagang di pasar tradisional mengenai adanya Perda KTR. Kata dia, hampir mayoritas pedagang belum mengetahui adanya Perda KTR.

“Hingga ke konsumen maupun pedagang di Pasar Tradisional sudah kita lakukan sosialisasi. Mereka mengaku baru mengetahui jika adanya Perda KTR,” imbuhnya.

Selain itu, agar Perda KTR berjalan dengan baik, rencananya, dalam waktu dekat ini sebanyak 20 Satgas KTR akan dikukuhkan. Satgas akan bergerak untuk mengingatkan kepada para perokok agar tidak merokok disembarang tempat.

“Tugas utama satgas ini adalah mengingatkan jika masih ada yang merokok sembarangan di kawasan tanpa rokok. Selain itu, penyebarluasan, pemantauan, informasi dan edukasi dengan berkoordinasi dengan elemen masyarakat,” tutur Iin.

Dengan adanya sosialisasi Perda KTR, diharapkan Perda KTR ini akan diberlakukan mulai 2020. Untuk mewujudkan Perda KTR berjalan dengan baik, Dinas Kesehatan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) akan membuat aplikasi pemantauan dan evaluasi KTR.

“Nantinya, bagi perokok yang ketahuan merokok di KTR akan didenda. Pembayaran denda bisa melalui aplikasi Tangselpay. Sanksi tegas ini kita berikan untuk mewujudkan Kota Tangsel Bebas asap Rokok,” tandasnya. (adv)

Komentar Anda

comments

banner 300250