Tim Ahli Teliti Retakan Jembatan Rawa Buntu di Serpong

oleh -
Masyarakat beraktivitas di Jembatan Rawa Buntu yang mengalami keretakan. Foto: Nad

Palapanews.com- Tim ahli dari Bandung mulai mengecek dan meneliti kondisi jembatan Rawa Buntu di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalami keretakan. Secara kasat mata, retakan cukup parah terjadi pada empat sisi jembatan.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, retaknya jembatan yang berlokasi di depan Stasiun Rawa Buntu itu sudah dilaporkan dan dikoordinasikan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sejak tiga hari lalu.

“Kami sudah koordinasi, dan Kementerian PU sudah menugaskan tim ahli dari Bandung untuk meneliti. Sudah dilakukan kemarin, selebihnya, kita berharap bisa cepat diperbaiki kerusakannya seperti apa. Jika dilihat laporannya cukup memprihatinkan ya,” papar Ben, Sabtu (7/12/2019).

Terpantau, sisi tembok jembatan sudah terpisah sekitar 20 centi meter hingga 30 centi meter. Bawah jembatan yang terlihat rawan tersebut merupakan jalur perlintasan kereta api, banyak warga yang melintas dan sangat membahayakan.

Selain itu, dinding tembok jembatan yang berada di depan Stasiun Rawa Buntu sudah ada yang terkelupas dan terlihat material tripleknya.

Sebelumnya, menurut salah satu pekerja proyek yang enggan disebutkan namanya, keretakan ini disebabkan karena ada pergerakan tanah yang terjadi akibat perubahan cuaca.

“Mungkin karena ada pergerakan tanah,” singkatnya, Jumat (6/12/2019).

Sementara, salah satu pedagang yang berada di sekitar jembatan Rawa Buntu, Anggi (37) bahwa keretakan jembatan sudah terjadi cukup lama.

Memang jembatan penghubung ini, selalu dilintasi truk bertonase besar baik itu yang ingin menuju Parung atau Tangerang.

“Ini kalau ada truk lewat goyang mas, ngeri jadinya apalagi ditambah udah retak,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments