60 Personel SAR Gabungan Cari Bocah Tenggelam di Kali Angke Ciputat

oleh -
Tim SAR mengamati Kali Angke mencari anak yang tenggelam. Foto: Nad

Palapanews.com- Alif, bocah berusia 12 tahun tenggelam karena kelelahan saat berenang bersama teman-temannya di Kali Angke Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 11 siang.

Mendapati laporan adanya bocah hanyut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta melakukan koordinasi dengan BPBD Tangsel mengenai kejadian tersebut dan kemudian mengerahkan sebanyak 60 Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai instansi.

“Korban tenggelam diduga karena kelelahan ketika sedang berenang bersama teman-temannya menyeberangi Kali Angke. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada saat itu arus sedang deras hingga akhirnya korban pun terseret ke dalam aliran kali tersebut,” tutur Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hendra Sudirman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/12/2019).

Personel gabungan tersebut berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, BPBD Tangsel, Damkar Tangsel, Satpol PP, Polsek Sarua, PMI Tangsel, FKPPI, OCC, Korpolairud, Squad PBI, IEA Tangsel, Yayasan Abudzar, DPKPP Tangsel yang dikerahkan untuk mencari bocah hanyut.

“Tim rescue sudah kita kerahkan menuju lokasi kejadian dengan peralatan SAR Air lengkap dan akan melakukan koordinasi dengan unsur yang sudah ada di lapangan untuk membagi area pencarian,” ujarnya.

Bahkan, area pencarian terhadap korban akan dibagi menjadi dimana unit pertama melakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat di sekitar lokasi kejadian hingga radius 1 kilometer.

“Kemudian unit kedua menggunakan perahu karet menyisir Kali Angke dari lokasi kejadian hingga radius 1 kilometer,” ungkap Hendra.

Namun hingga malam hari, pencarian itu, belum juga membuahkan hasil.

“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian,” tutupnya. (nad)

Komentar Anda

comments