Puncak BBQ, Ratusan Anak Ikuti Lomba Baca Al-Qur’an

oleh -

Palapanews.com- Yayasan Muslim Sinar Mas Land, bersama Forum Masjid Mushola BSD City dan Yayasan Mama Papa menyelenggarakan lomba baca Al-Qur’an di Masjid Islam Cikal Harapan BSD City, Selasa (25/9/2019) kemarin.

Kegiatan yang menjadi puncak acara program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) 2019, turut dihadiri oleh Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Dilangsungkan sejak bulan April hingga September 2019, para peserta lomba merupakan anak-anak yang telah dapat membaca Al-Qur’an dengan metode Mama Papa.

Kompetisi membaca Al-Qur’an tersebut diikuti lebih dari 500 anak anak berusia 4-12 tahun, yang terdaftar dalam program BBQ dari 77 masjid di sekitar BSD City.

Terbagi ke dalam tiga kategori, terdiri dari kategori A untuk anak usia 4-6 tahun, kategori B untuk anak usia 7-9 tahun, kategori C untuk anak usia 10-12 tahun dengan total hadiah sebesar Rp 50 Juta.

Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land, mengatakan program ini bertujuan untuk memberantas buta baca Al-Qur’an serta mengimplementasikan program SATU BSD (Silaturahmi Antar Umat melalui program Berdikari Sehat Damai) di sekitar kawasan BSD City.

“Kami berharap program Berantas Buta Al Quran bisa berkontribusi mendidik dan menanaman nilai Al-Quran sejak dini kepada anak-anak. Selain itu membuat anak gemar membaca Al-Quran, memahami isinya serta mengimplementasikannya menjadi seorang muslim yang membawa rahamat bagi seluruh alam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas Land ini.

Dewan juri menilai sejumlah aspek dalam perlombaan tersebut, diantaranya membaca Al-Qur’an sesuai dengan ilmu Al-Qur’an atau tajwid dan membaca Al-Qur’an dengan menggunakan metode Mama Papa serta adab peserta pada saat mengikuti lomba.

Sementara Muhammad Taslim selaku pencipta metode Mama Papa mengungkapkan, metode pengajaran dengan sistem Mama Papa ini sangat mudah dipahami.

“Saya memberikan training selama 3 jam kepada para ustad atau guru mengaji perwakilan masjid. Selanjutnya ustad atau guru mengaji tersebut akan memberikan pengajaran membaca Al-Qur’an dengan sistem Mama Papa di setiap masjidnya,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments