WNA Selundupkan Sabu pada Kancing Pakaian Tradisional

oleh -

Palapanews.com- Bea Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang menyita sebanyak 1.856 gram sabu dari seorang pria asal Republik Benin, Afrika, berinisial HMI (64). HMI menyimpan sabu tersebut di dalam kancing pakaian tradisional Afrika.

Kepala Bea Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta Erwin Situmorang mengatakan, HMI merupakan penumpang pesawat dengan rute Benin, Ethiopia menuju Jakarta. Terbongkarnya penyelundupan itu diketahui saat dilakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang, petugas mencurigai kancing yang terpasang pada delapan buah pakaian tradisional, Sabtu, 22 Juni 2019.

“Kami mengetahui berdasarkan x-ray dan profiling penumpang. Ada 998 butir kancing yang terpasang pada delapan potongan pakaian tradisional Afrika, dan setelah diperiksa ternyata benar ada serbuk kristal putih yang setelah diidentifikasi merupakan sabu seberat 1.856 gram,” ujar Erwin, Kamis, 11 Juli 2019.

Dari temuan itu, Erwin menambahkan, petugas bea cukai berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk dilakukan controled delivery.

“Pada Minggu, 23 Juni 2019, tim gabungan akhirnya berhasil mengamankan seorang WNI berinisial AS (19), yang mengaku diperintah untuk mengambil barang dari pelaku HMI,” katanya.

Sebelumnya, Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta juga berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu yang dibawa oleh warga negara asing Pantai Gading berinisial AT (30), dengan cara menelannya. Petugas berhasil meringkusnya setelah dilakukan pemeriksaan rontgen.

“AT berhasil dibekuk karena menelan kapsul yang berisi sabu dengan total 47 butir kapsul atau seberat 798 gram sabu. Rencananya sabu itu akan dikirim ke wilayah Jakarta,” jelasnya.

Saat ini, ketiganya masih dalam penyelidikan pihak kepolisiam guna mencari pelaku lain yang terlibat.

“Ketiga pelaku dikenakan Undang-undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun dan denda maksimum Rp10 miliar,” katanya.(rik)

Komentar Anda

comments