KPU Tangsel Butuh Rp60 Miliar untuk Pilkada Serentak 2020

oleh -
Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro. Foto: Dok

Palapanews.com- Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 akan dimulai, namun waktu pelaksanaannya belum bisa diketahui. Karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masih melakukan uji publik, dan juga butuh masukan serta persetujuan dari DPR RI untuk tahapan Pilkada 2020 tersebut.

Palapanews.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajukan anggaran Rp60 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang. Diketahui, Kota Tangsel menjadi salah satu dari 270 daerah yang bakal melaksanakan Pilkada serentak 2020.

Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro mengatakan draf Naskah Perjanjian Daerah (NHPD) yang akan diajukan ke Pemkot Tangsel sedang disusun. Ia mengaku, dari draf NHPD yang disusun itu anggaran pelaksanaan Pilkada bisa mencapai Rp60 miliar.

“Antara Rp59 sampai Rp60 miliar. Angka tersebut juga diketahui memang tidak jauh berbeda pada pelaksanaan Pilkada Kota Tangsel pada 2015 lalu. Dimana KPU mendapatkan dana hibah sebesar lebih dari Rp60 miliar untuk pelaksanaan Pilkada satu putaran,” ujarnya, Jumat (28/6/2019).

Lebih lanjut Bambang mengatakan, pengajuan dana Rp60 miliar untuk Pilkada 2020 ini juga dianggarkan untuk satu putaran. Tetap ada tambahan untuk perkiraan akan adanya Pemungutan Suara (PSU) di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Ini untuk satu putaran, dan kami berkaca dari Pilakda Kota Tangerang 2018 lalu, terkait adanya PSU juga kami masukan anggaran untuk perkiraan beberapa TPS yang PSU,” jelasnya.

Sedangkan untuk anggaran Pilkada tersebut juga tentunya harus mendapatkan persetujuan dari Pemkot Tangsel juga dari DPRD Kota Tangsel.

“Mungkin nanti di anggaran perubahan yang akan disahkan oleh DPRD Kota Tangsel, anggan ini akan disahkan. Yang pasti draftnya sudah kami siapkan,” ungkapnya.

Sementara itu Anggota KPU Kota Tangsel M Taufiq MZ, mengatakan untuk tahapan sendiri semuanya menunggu kepastian dari DPR RI. Hingga nantinya bisa disosialisasikan secara keseluruhan.

“Nanti KPU RI dan DPR RI akan menggelar rapat lanjutan mengenai Pilkada serentak 2020. Di sana akan dibahas pula kapan tahapan akan dimulai. Jadi kami juga masih menunggu ketetapan itu baru bisa kami sosialisasikan ke masyarakat Tangsel,” tandasnya. (nad)

Komentar Anda

comments