Bupati Tangerang Raih Penghargaan Sindoweekly Goverment Award 2019

oleh -

Palapanews.com- Untuk ketiga kalinya program yang di gagas oleh Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar yaitu Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) diganjar penghargaan SindoWeekly Governmen Award Kategori Kesehatan.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Desa Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi RI, Eko Putro Sandjojo kepada Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa, 30 April 2019.

Dengan pembangunan fasilitas sanitasi yang memadai di pesantren, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat diarahkan untuk berprilaku hidup bersih dan sehat.

“Alhamdulilah program Sanitren diapresiasi dengan penghargaan, dan kita akan meningkatkan kembali pembangunan Sanitren,” ujar Zaki setelah menerima penghargaan.

Penghargaan bukan berupakan tujuan utama bagi Pemkab Tangerang, tapi tujuan utamanya adalah membangun dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat dirasakan pola hidup bersih dan sehat, khususnya di pesantren salafi yang selama ini belum memiliki akses sanitasi dengan baik.

“Tujuan Sanitren untuk meningkatkan kualitas pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat, khususnya kepada para santri yang menimba ilmu agama,” jelas Bupati Tangerang.

Sementara itu, Menteri Desa Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo setelah menyerahkan penghargaan mengatakan meningkatnya kualitas masyarakat dipedesaan, salah satunya dapat diukur dari tingkat kesehatannya dan juga akses sanitasi dilingkungan. Semantara itu, tingkat kesehatan masyarakat amat ditentukan oleh prilaku atau kebiasannya sehari-sehari. Seperti yang terjadi di Kabupaten Tanggerang.

“Sangat bagus dan inspiratif, membangun akses sanitasi di setiap pesantren yang ada di desa-desa, mereka sangat membutuhkan sarana itu,” ujarnya.

Direktur utama SindoWeekly Al Faruk menjelaskan, penghargaan kepada Kabupaten/Kota dan Provinsi merupakan wujud apresiasi dalam memberikan penghargaan kepada Bupati, Walikota dan Gubernur yang bekerja keras dalam melakukan pembangunan dari berbagai bidang. Untuk itu, pihaknya sudah mengapresiasi sejak 2014 hingga 2019.

“Penghargaan ini memacu daerah-daerah agar terus berinovasi untuk membangun wilayahnya, agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat diberbagai sektor,” ungkap didepan Bupati,Walikota dan Gubernur yang menerima penghargaan.

Diketahui, dalam waktu lima tahun terakhir, sedikitnya sudah Rp200 miliar lebih anggaran Pemkab Tangerang yang diserap pada program ini. Rata-rata warga yang tidak memiliki sanitasi tinggal di perdesaan, dan paling banyak berada di pesisir utara. Mereka tersebar di 74 desa, dari 274 desa yang ada. Masih ada ratusan ribu warga di 74 desa yang belum mendapatkan akses sanitasi yang baik.

Tahun 2018 lalu, Pemkab Tangerang telah membangun 46 unit Sanitren. Untuk tahun ini, Bupati Tangerang sudah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mengalokasikan anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk membangun Sanitren di 150 pondok pesantren. Targetnya pada tahun 2022 nanti, seluruh pondok pesantren di Kabupaten Tanggerang telah memiliki fasilitas sanitasi.(nis)

Komentar Anda

comments