PLN Distribusi Banten Siap Alirkan Listrik ke Industri Berskala Besar

oleh -

Palapanews.com- Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten, PT PLN Distribusi Banten menggelar pertemuan dengan 70 pelanggan dengan kategori industri berskala besar.

Dalam pertemuan kali ini, PT PLN Distribusi Banten mengambil tema “HAND IN HAND IN BOOSTING ECONOMIC GROWTH OF BANTEN”. Tema ini merupakan tagline dari PT PLN Distribusi Banten yang siap melistriki seluruh Banten.

General Manager Unit Induk Distribusi Banten, Doddy B Pangaribuan menerangkan, pertemuan ini sebagai langkah demi terciptanya pertumbuhan ekonomi di Banten dengan pasokan yang handal dan layanan prima.

“Kami juga melakukan penandatanganan program promo LWBP dengan 50 pelanggan. Dan, program ini diharapkan meningkatkan kemampuan produksi perusahaan industri, sehingga pertumbuhan ekonomi Banten terus berkembang maju,” katanya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan jika suhu optimis atas pertumbuhan perekonomian juga semakin meningkat, dimana dalam beberapa tahun kedepan terdapat rencana penyambungan daya listrik dengan  total daya 459 MVA, diantaranya dikontribusi oleh pelanggan :

1. PT LOTTE CHEMICAL INDONESIA ( Kebutuhan daya mencapai 199 MVA)

2. Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung ( Kebutuhan daya mencapai 100 MVA)

3. PT Multimas Nabati Asahan /Wilmar (kebutuhan daya mencapai 30 MVA)

4. PT Gunung Mulia Steel (kebutuhan daya mencapai 120 MVA)

Keempat industri tersebut, dipasok dari 9 (sembilan) pembangkit besar (PLTGU Muara Karang, PLTU Muara Karang, PLTU Suralaya, PLTGU Cilegon, PLTU Labuan, PLTU Lontar, PLTU LBE, PLTU Pelabuhan Ratu, dan PLTP Salak) dengan kesiapan pasokan saat ini adalah sebesar 5.098 MW. Sedangkan untuk pemakaian tertinggi sebesar 3.467 MW, kondisi saat ini daya cadangan listrik masih sangat mencukupi dengan surplus daya sebesar 1.631 MW.

“Ini merupakan keseriusan dan jaminan kami untuk seluruh pelanggan bahwa untuk pengembangan investasi di Wilayah Banten sangat terbuka dan terjamin dalam kesiapan pasokan energy listrik,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan MoU dengan  PT Chandra Asri Perkasa yang merupakan anak perusahaan dari PT Chanda Asri Petrochemical dengan kebutuhan daya 160 MVA.(ydh)

Komentar Anda

comments