Beredar Surat Ajakan Makan Bareng Usai Mencoblos, Kapolresto Tangerang: Itu Hoaks

oleh -

Palapanews.com- Memasuki masa tenang kampanye, beredar sejumlah kabar hoaks atau informasi bohong yang berkaitan dengan Pemilu 2019.

Belum lama ini beredar surat “Ajakan Makan Gratis Usai Mencoblos” yang diinisiasi Polres Metro Tangerang Kota yang tersebar di aplikasi chat.

Berita bohong itu bukan hanya tersiar lewat aplikasi chat, tapi juga didukung oleh bentuk surat fisik yang berisi ajakan polisi buat masyarakat Kota Tangerang makan gratis asal bisa menunjukan bukti sudah mencoblos.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes, Abdul Karim memastikan itu berita bohong. Surat edaran yang berisi ajakan makan gratis usai mencoblos buat masyarakat kota Tangerang tersebut tidak benar.

“Berita itu hoaks. Kami dari Polres Metro Tangerang Kota tidak pernah memberikan atau menyediakan makanan apapun. Itu berita bohong,” ujar Abdul, Senin, 15 April 2019.

Isu hoax mencuat pertama kali di grup grup WhatsApp warga Kota Tangerang dalam bentuk surat edaran yang berisi Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menggelar makan gratis di hari pencoblosan.

Berikut isi surat tersebut:

Kepada Yth. Masyarakat Kota Tangerang Yang berprofesi sebagai Tukang Becak, Ojol, Pedagang Kaki Lima, Sopir Angkot, Bakso, Keliling, Kuli Bangunan, Pegawai Negeri dan Pelajar Kota Tangerang dll  Agar meramaikan acara makan gratis, ngopi dan menikmati mie goreng dan mie rebus serta Laksa (Makanan Khas Kota Tangerang).

Tempat di Pos Gatur Lantas Samping Robinson Jl. Daan Mogot KM 53 Kota Tangerang pada hari Rabu Jam 11.00 Wib s.d 14.00 Wib. Syarat harus bisa menunjukkan bukti pencoblosan pada jari dan menujukkan KTP Kota Tangerang dan sekitarnya atau memiliki SIM.

PANITIA KELUARGA BESAR SAT LANTAS POLRES METRO TANGERANG KOTA

Tembusan :

1. Kapolres Metro Tangerang Kota

2. Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota

3. Kabag Sumda Restro Tangerang Kota

4. Kasat Binmas Restrotro Tangerang Kota

5. Kasubag Hummas Restro Tangerang Kota.

Abdul juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima pesan yang isinya belum tentu benar.(rik)

Komentar Anda

comments