Penutupan Flyover Cibodas Tangerang Tunggu Rekomendasi Provinsi Banten

oleh -

Palapanews.com- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Saeful Rohman khawatir terkait Flyover Cibodas yang telah retak. Pihaknya akan menutup Flyover Cibodas yang rusak makin parah.

Namun, penutupan baru bisa dilakukan jika ada rekomendasi dari provinsi, karena pembangunan jalan layang yang kelar 2010 itu, merupakan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Banten.

“Kami masih melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR dan Dishub Banten. Itu jalan provinsi, kan harus tahu dulu teknis konstruksinya seperti apa, saya koordinasi dulu dengan pihak PUPR,” ujar Saeful, Senin, 11 Maret 2019.

Sebelum koordinasi dilakukan dan belum ada arahan dari PUPR tentang kondisi kelayakan flyover itu, Saeful menjelaskan, pihaknya tidak bisa melakukan penutupan jalan layang Cibodas.

“Karena harus ada tinjauan lapangan oleh mereka dulu. Secara lisan sudah kita sampaikan. Apalagi, kepadatan kendaraan di jalan itu sangat tinggi,” katanya.

Saeful menambahkan, flyover itu dibangun untuk mengurai kemacetan di kawasan itu. Semua pembangunan, dilakukan oleh pihak Provinsi Banten. Sedang pihak Kota Tangerang, tidak diterlibatkan dalam pembangunannya.

“Sangat padat, apalagi saat pagi dan sore, karena itu kan ada lintasan simpangan antara kawasan industri dan komplek Taman Cibodas, jadi sangat padat,” jelas Saeful.

Dengan masih melintasnya kendaraan di jalan layang itu, lanjutnya, ditambah masih adanya kendaraan berat bermuatan 8,5 ton lebih di kawasan itu, menambah cepat kerusakan.

“Saya berharap, Pemprov Banten segera memperbaiki. Upaya penutupan jalan, kalau misalnya secara teknis dinyatakan masih layak, masa harus ditutup. Saya berharap pemprov melihat kondisi jalan,” paparnya.

Termasuk pengalihan arus lalu lintas, Saeful mengaku sulit dilakukan di kawasan itu. Hal ini yang membuat pihaknya dilematis. Karena akan terbentur kemacetan panjang.

“Pengalihan jalan itu juga tidak bisa. Itu kan satu-satunya akses masuk dari Kabupaten dan ke Kota Tangerang. Lewat bawah bisa, cuma kita enggak kebayang antreannya nanti sampai mana,” katanya.

Saeful berharap, pihak provinsi segera turun ke lapangan, melihat kondisi jalan layang tersebut. Sehingga, perbaikan bisa segera dilakukan, sebagai upaya pencegahan.

Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan keluhan kepada PU Provinsi Banten, terkaitnya kondisi Flyover Cibodas yang semakin hari bertambah rusak saja.

“Sudah langsung disampaikan ke PU Provinsi, Sekda Kota, DPU Kota, dan sudah melayangkan surat ke PU pusat. Masih tunggu tindak lanjut,” kata Suparmi.

Suparmi menuturkan, kondisi jalan layang tersebut sudah sangat memprihatinkan. Pihaknya mendesak, pemerintah pusat segera turun tangan, melihat kondisi fisik jalan tersebut.

“Tapi seharusnya pusat memantau kondisi sebenarnya. Sebelum kondisinya yang memprihatinkan, dan sebelum ada korban,” ucapnya.

Pihaknya pun setuju dengan ide penutupan jalan layang tersebut untuk sementara waktu, sampai ada perbaikan. Sehingga, mengurangi beban yang sangat berat, dari volume kendaraan yang lewat di jalan itu.

“Masukan yang bagus. Nanti ibu sampaikan dan ingatkan sebelum terjadi korban. Kita tidak ada kaitannya dengan pembangunan jalan itu,” katanya.

Sebelumnya, Flyover di Jalan Gatot Subroto, Cibodas, Kota Tangerang kondisinya memprihatinkan. Flyover yang menghubungkan jalur masuk Kota menuju Kabupaten Tangerang dan sebaliknya tersebut, konstruksi betonnya retak.

Pantauan di lokasi, bahkan ada balok yang disematkan pada keretakan dinding. Pada dinding jembatan pula, sheet pile atau turap baja yang digunakan sebagai penopang beton ada yang tertekuk dan tampak sejumlah bautnya terlepas.

Sementara kondisi jalan di flyover juga rusak dan berlubang. Meskipun kondisinya memprihatinkan, jembatan tersebut masih dibuka alias masih bisa dilintasi kendaraan.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah telah melaporkan kerusakan jembatan layang itu kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dalam surat laporannya, Arief meminta agar pihak terkait melakukan evaluasi terhadap kondisi flyover dan melakukan penanganan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Terkait laporan warga tentang kondisi Flyover Cibodas, kami sudah mengirimkan surat ke Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Kementerian PUPR, untuk evaluasi dan butuh penanganannya,” ujar Arief, Jumat, 8 Maret 2019.(rik)

Komentar Anda

comments