2.000 Pemuda Jakarta Dilatih Jadi Kader Anti Narkoba

oleh -
Pemuda Jakarta antusias mengikuti pelatihan menjadi kader anti narkoba yang digelar Kemenpora dan Gema Desantara. Foto: Ist

Palapanews.com- Sedikitnya 2.000 pemuda di DKI Jakarta akan dilatih menjadi Kader Anti Narkoba. Melalui pelaihan yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang bekerjasama dengan Generasi Muda Desa Nusantara (Gema Desantara) ini, nantinya pemuda akan terjun ke masyarakat berperan aktif melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Rodli Kaelani selaku pembina Gema Desantara dihadapan para peserta pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba di Gedung Simanoar, Jakarta Timur, Senin (17/12/2018).

Menurut Rodli, pelatihan kader anti narkoba yang digelar hari ini berperan penting dalam rangka melakukan pencegahan narkoba secara dini. Rodli pun mengaku bangga kepada 300 pemuda di lingkungan Jakarta Timur yang mengikuti pelatihan.

“Saya bangga dengan teman-teman yang mengikuti pelatihan hari ini, karena meskipun di hari senin, tapi peserta yang mengikuti bisa sampai memenuhi ruangan forum,” katanya dalam siaran pers yang diterima Palapanews.

Kepala Kecamatan Kramat Jati, Eka Darmawan yang turut hadir dalam acara ini juga menyampaikan bahwa masalah narkoba menjadi tantangan dan tanggung jawab bersama untuk terus diberangus. Eka menambahkan, jika pencegahan menjadi poin penting yang harus digalakkan. Sebab masuknya dan beredarnya narkoba itulah yang mesti diberantas lebih awal.

“Saya berharap para peserta yang mengikuti pelatihan bisa bertanggung jawab untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Jangan berhenti sampai disini, kalian harus berperan aktif di masyarakat dan menjadi pemuda-pemudi yang produktif menyongsong masa depan,” harap Eka.

Baca Juga: Kyai Banten Diajak Kembali Ingat Sejarah

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Koordinator Nasional Gema Desantara, Jaelani berharap para peserta pelatihan KOPAN yang telah mengikuti pelatihan di Jakarta Timur ini dapat berperan aktif dan masif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya. Sehingga ke depan, Jaktim menjadi wilayah yang bersih dari narkotika dan pemudanya pun dapat terus berkarya untuk kemajuan DKI Jakarta. (red)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.