PIF 2018 Pacu Kreatifitas Anak-anak Tangsel

oleh -
Seorang murid menjelaskan cara kerja hasil karyanya di hadapan Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono pada ajang PIF 2018. Foto: Nad

Palapanews.com- Ajang Puspiptek Inovation Festival (PIF) 2018 yang sudah belangsung selama empat hari, terhitung sejak Kamis, 27 hingga 30 September 2018 dijadikan ajang bagi para siswa di Tangsel untuk menunjukan kebolehannya dalam membuat suatu karya.

Ini yang membuat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono kagum dan menyempatkan hadir untuk melihat karya-karya siswa Tangsel yang ditampilan di PIF 2018, Sabtu (29/9/2018).

Selama hampir satu jam, ia berkeliling dan menyambangi tiap karya siswa Tangsel, sambil bertanya bagaimana proses pembuatan serta sistem kerjanya hingga bisa seperti apa.

Dalam kesempatan itu, ia melihat hasil karya SDN Puspiptek seperti AC Mini, alarm anti, air mancur mini. Serta karya dari SMPN 3 Tangsel seperti dispenser mini, pembangkit listrik tenaga angin mini dan mainan tradisional. Dan, yang terakhir melihat karya miniatur rumah dari SMPN 8 Tangsel.

Setelah puas melihat hasil karya beberapa siswa Tangsel, Taryono berpesan agar generasi terus bekerja keras untuk membangun generasi pelajar yang kreatif agar bisa bersaing dengan negara maju.

“Indonesia terus membangun untuk menjadi bangsa yang maju dan bisa bersaing dengan negara lain. Dunia pendidikan tentunya akan bekerja keras untuk membangun generasi pelajar yang kreatif dan berinovasi seperti ini. Dengan begitu, mereka akan menghasilkan karya-karya terbaiknya,” ucap Taryono.

Menurutnya, adanya PIF 2018 ini dapat memacu kreatifitas anak-anak untuk membuat dan menunjukan hasil karyanya di depan umum. Serta, menjelaskan hasil karyanya secara detail.

“Kegiatan ini (PIF 2018) sangat luar biasa, Dindikbud Tangsel sangat mendukung dan apresiasi. Kesempatan ini, sangat tepat bagi siswa dan sekolah untuk menunjukan kemampuannya menghasilkan berbagai kreasi dan inovasi. Terima kasih kepada Puspiptek yang konsisten mengadakan kegiatan seperti ini,” jelasnya.

Melihat antusias pengunjung atas karya siswa di Tangsel, Dindikbud Tangsel berencana akan membuat event seperti ini untuk memberikan kesempatan sekolah lain memamerkan karya inovasi buatan siswa maupun sekolahnya.

“Ini sebenarnya kesempatan yang baik untuk sekolah, tapi ini merupakan hasil seleksi dari Puspiptek jadi hanya beberapa sekolah saja yang bisa menunjukan karyanya.Yang jelas ini hebat, ini menjadi pekerjaan rumah untuk sekolah harus digalakan ekskul science, karena banyak anak kita yang hebat dan berkemampuan dalam berkresasi. Hanya tinggal kita wadahi dan Dindikbud Tangsel akan merencanakan lomba inovasi seperti ini,” papar Taryono. (nad)

Komentar Anda

comments