Endang, Warga Priyang Tangsel Butuh Bantuan

Palapanews.com- Selain menderita luka menahun yang tak kunjung sembuh, kediaman Endang di Kampung Priyang RT 006/RW 002 Kelurahan Pondok Jagung, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) begitu memprihatinkan.

Endang yang kini hidup sebatang kara, mendiami “rumah” dengan dinding potongan-potongan bambu dan batang kayu. Potongan bambu dan kayu ini, ditopang dinding bata bekas bangunan rumah. Atapnya pun spanduk dan terpal. Miris!

Bagian dalam “rumah” pria 51 tahun ini tak kalah memprihatinkan. Di dalam rumah, hanya ada tempat tidur dengan bantal dan dua kasur lusuh. Di situ Endang membaringkan tubuh rentanya setiap hari.

Di dalamnya, tak ada penerangan ketika malam hari. Sehingga, hari-hari Endang saat malam hari dijalaninya dengan gelap gulita.

“Sejak kondisi kaki saya semakin parah dan saya tidak sanggup lagi untuk membayar kontrakan. Akhirnya saya numpang di lahan orang lain untuk membuat tempat tinggal seadanya,ÔÇŁ kata Endang, lirih.

Untuk makan, Endang mengaku hanya mengandalkan belas kasih dari para tetangganya. Karena, jangankan untuk mencari nafkah, untuk menapakkan telapak kakinya ke bumi-pun sudah sangat menyakitkan.

Baca Juga: Miris, Luka Menahun Warga Tangsel Ini Digerogoti Tikus

“Sehari-hari saya hanya mengandalkan belas kasihan para tetangga yang ada di lingkungan sini. Kalau mereka (tetangga) datang dan ngasih makanan ya saya makan. Kalau tidak ya saya tahan rasa lapar itu,” Endang menambahkan.

Salah seorang tetangga Endang, Iwan mengatakan Endang benar-benar butuh bantuan, baik dari warga maupun pemerintah daerah. Menurutnya, Endang belum pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Padahal, “rumahnya” tak jauh dari Kantor Kelurahan Pondok Jagung.

“Memprihatinkan. Endang tinggal di sepetak rumah yang jauh dari kata layak. Pemerintah harus hadir turun tangan,” tandasnya. (mat)

Komentar Anda

comments