Remaja Pencuri Koper, Dihukum Sistem Peradilan Anak

oleh -

Palapanews.com- Remaja berusia 15 tahun yang diamankan Polres Bandara Soekarno-Hatta karena mencuri koper milik penumpang maskapai Garuda Indonesia, masih menjalani pemeriksaan didampingi orangtuanya.

“Hingga saat ini remaja tersebut masih kami periksa lebih lanjut dengan didampingi orangtuanya,” ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan.

Viktor menjelaskan, pendampingan dari orangtua ini dilakukan karena usia pelaku masih dibawah umur, yaitu 15 tahun.

“Pelaku masih kelas 3 SMP. Kami juga tentunya menggunakan sistem peradilan pidana anak mengingat usia pelaku masih dibawah umur,” jelasnya.

Viktor mengatakan, dalam Pasal 1 Ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) disebutkan, anak yang berkonflik dengan hukum yang selanjutnya disebut anak adalah anak yang telah berumur 12 (dua belas) tahun, tetapi belum berumur 18 (delapan belas) tahun yang diduga melakukan tindak pidana.

“Maka dari itu, setiap tahapan hukumnya, pelaku berhak didampingi oleh orangtua atau orang yang ia percaya. Hal ini tercantum dalam Pasal 23 Ayat 2 UU SPPA,” katanya. (ydh)

 

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.