Revisi Perda RTRW Tangsel Mulai Dibahas

oleh -
Pengendar melintasi Gedung Balaikota Tangsel di Ciputat. Foto: Dok
Pengendara melintasi Balaikota Tangsel di Pamulang. (one)

Palapanews.com- Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) mulai dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Revisi Perda Nomor 15 Tahun 2012 mengenai RTRW perlu dilakukan setiap lima tahun mengingat kota ini terus terus berkembang.

“Pembahasan Raperda harus sangat hati-hati karena menyangkut wujud Kota Tangerang Selatan lima tahun mendatang,” kata Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Perubahan RTRW, Syihabudin Hasyim.

Syihab -sapaan Syihabudin Hasyim- mengatakan perubahan yang terjadi pada Perda RTRW tak akan terlalu signifikan. Paling tidak, menurutnya akan ada perubahan 30 persen dari isi Perda lama.

“Karena ini sifatnya hanya revisi dari Perda yang lama, maka perubahan RTRW kita tidak melebihi dari 30 persen. Jadi hanya ada beberapa poin saja yang direvisi dan ini masih dalam tahap pembahasan,” ungkapnya.

Namun yang terpenting, menurut Syihab Raperda yang sekarang dibahas itu tidak berbenturan dengan Tata Ruang Provinsi Banten dan Tata Ruang Nasional.

“Semua terintegrasi dengan baik, artinya jangan sampai RTRW Tangerang Selatan berbenturan dengan RTRW Provinsi dan juga Nasional. Makanya harus detail betul pemebahsannya,” Syihab menambahkan.

Anggota Panusus lainnya, Eeng Sulaiman mengatakan, RTRW in sifatnya lebih pembahasan pada umum dan regulasi saja. Sedangkan untk pembahasan kawasan atau zonasi nanti akan dibahas di Raperda Rencana Detai Tata Ruang (RDTR).

“Kalau unutk pembahasan zonasi itu beda Perda, kalau zonasi secara detail itu nantinya kita bahas di RDTR setelah Raperda ini selesai dibahas baru kita bahas RDTR,” kata politisi PPP ini.

Sebagai informasi, revisi Perda RTRW tersebut mengacu pada Undang-undang Nomor 26 Ayat 6 Tahun 2007 bahwa perda RTRW harus ditinjau kembali setiap lima tahun sekali. (jok)

Komentar Anda

comments