FM2P Tangerang: Papua adalah Kita, Kita adalah Indonesia

oleh -
Forum Mahasiswa dan Masyarakat Papua Tangerang melakukan aksi damai di CFD Tangerang.
Forum Mahasiswa dan Masyarakat Papua Tangerang melakukan aksi damai di CFD Tangerang.

Palapanews.com- Forum Mahasiswa dan Masyarakat Papua (FM2P) Tangerang melakukan aksi damai di depan taman Skate Park dalam acara car free day (CFD) Jalan Mochammad Yamin, Kota Tangerang, Minggu (17/12/2017).

Dalam aksi tersebut, FM2P menyuarakan dukungan terhadap Pemerintah atas hasil pembangunan di Papua dan menyuarakan penolakan terhadap sparatisme. Mereka juga menyeru agar masyarakat Papu turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami menolak Sparatisme,” kata korlap aksi, Diman Bau.

Diman bersama teman-teman mahasiswa dari Papua lainnya membentangkan spanduk besar bertuliskan “Papua adalah Kita, Kita adalah Indonesia.”

Selain itu, mereka juga membagikan air gratis dan kalender 2018 kepada masyarakat berolahraga. Terlihat masyarakat sangat antusias.

Diakhir acara, FM2P diwakili oleh Rif’an membacakan orasi pernyataan resmi. Bahwa dalam orasi trrsebut mereka mendeklarasikan bahwa mahasiswa dan masyarakat Papua di Tangerang cinta damai dan bertekad mempertahankan Kedaulatan Republik Indonesia di Tanah Papua.

“Kami mahasiswa dan masyarakat Papua di Tangerang siap berperan aktif menjaga Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

Rif’an mengatakan mahasiswa dan masyarakat Papua di Tangerang siap berperan aktif mendukung program-progam pemerintah RI dalam mensejahterakan tanah Papua.

“Kami mahasiswa dan masyarakat Papua di Tangerang siap berperan aktif menangkal segala bentuk kekerasan, kriminalisme, radikalisme dan separatisne di tanah Papua, paparnya.

Rif’an juga menegaskan mahasiswa dan masyarakat Papua di Tangerang siap berperan aktif menjunjung tinggi toleransi ummat beragama.

“Kami mahasiswa & masyarakat di Papua menerima dan mendukung hasil pembangunan nasional demi kesejahteraan masyarakat Papua,” tandasnya.(jok)

Komentar Anda

comments