Diresmikan, Ini Fasilitas RSPI Bintaro Jaya

oleh -
Walikota Tangsel Airin saat meresmikan RS Pondok Indah Bintaro Jaya.
Walikota Tangsel Airin saat meresmikan RS Pondok Indah Bintaro Jaya.

Palapanews.com- RS Pondok Indah Group bekerjasama dengan PT. Jaya Real Property, Tbk membuka rumah sakit ketiga yang berlokasi di CBD Emerald Bintaro Jaya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (14/13/2017) lalu. Sebagai general hospital dengan fasilitas yang terintegrasi, RSPI Bintaro Jaya juga diresmikan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

Adapun fasilitas stop service yang terintegrasi diantaranya medical check-up, layanan maternity clan kesehatan anak, berbagai klinik rawat jalan, Orthopaedic Center, Dental Specialist Clinic, serta layanan rawat inap, termasuk unit perawatan intensif (ICU dan NICU).

Chief Executive Officer RS Pondok Indah Group dr. Yanwar Hadiyanto, MARS, mengatakan pihaknya menyadari bahwa layanan yang prima merupakan faktor penentu bagi masyarakat dalam memilih rumah sakit. Untuk itu, RSPI Bintaro Jaya menghadirkan konsep rumah sakit yang nyaman yang didukung oleh para dokter spesialis dan sub-spesialis serta tenaga medis pendukung yang kompeten dan berpengalaman, disertai dengan fasilitas dan teknologi kesehatan modern untuk memberikan pelayanan medis prima demi pemulihan pasien secara menyeluruh.

“Selain itu juga diperkuat oleh jajaran tim dokter spesialis dan sub-spesialis atau konsultan untuk menangani pasien dengan kebutuhan khusus atau keluhan kesehatan yang sangat spesifik. Selain para dokter spesialis, rumah sakit ini juga didukung oleh tenaga medis penunjang lain yang terlatih dan ahli dulu bidangnya,” paparnya.

Sementara satu komitmen RSPI Bintaro Jaya sebagai penyedia layanan kesehatan adalah selalu berusaha melakukan adopsi teknologi demi penanganan pasien yang tepat, cepat. akurat, dan nyaman melalui teknologi diagnostik yang sudah menggunakan digital imaging, dan minimal invasive surgery atau tindakan pembedahan dengan sayatan minimal, sehingga rasa sakit yang dialami pasien lebih sedikit (less pain) dan waktu pemulihan akan lebih singkat (less recovery time), sehingga pasien bisa kembali beraktivitas dalam waktu lebih cepat.

Tak hanya dari sisi teknologi medis, adopsi teknologi juga dilakukan di RS Pondok Indah -Bintaro Jaya pada sisi teknologi informasi rumah sakit. Sebagai rumah sakit digital, RS Pondok lndah Group mengintegrasikan semua layanan di RS Pondok Indah -Bintaro Jaya, termasuk laboratorium, radioiogi, den farmasi, sehingga dapat diakses secara digital melalui rekam medis elektronik (electronic medical records, EMR). Dengan terintegrasinya semua Iayanan ini, penanganan pasien menjadi Iebih cepat, tepat, dan berkesinambungan. Sistem ini juga terintegrasi dengan RS Pondok lndah lainnya, sehingga catatan rekam medis pasien di rumah sakit sebelumnya juga dapat diakses di RSPI Bintaro Jaya bila dibutuhkan.

Dirancang oleh Silver Thomas Hanley, konsultan arsitektur yang berpusat di Melbourne, Australia dan memiliki spesialisasi dalam pembangunan infrastruktur kesehatan, RS Pondok lndah Bintaro Jaya terdiri dari tujuh lantai dengan luas lahan 12.600 meter persegi dan luas bangunan 34.000 meter persegi yang menawarkan nuansa green dan homey. Konsep ini dipilih untuk membuat pasien merasa nyaman meskipun sedang berada di rumah sakit, dan diharapkan dapat mendukung proses pemulihan pasien, sesuai dengan konsep ‘getting better starts from feeling better.

Presiden Direktur RS Pondok lndah Group, Ir. Anna Subagdja mengatakan hal ini juga sebagai realisasi dari para pendiri untuk membuat RS bermutu dan tidak kalah dengan RS di mancanegara. Seiring berkembangnya jalan, meningkat juga harapan masyarakat akan inovasi yang tiada henti.

“Semua konsultan pembangunan lainnya termasuk interior, landscape, mechanical engineering, dan lainnya adalah buah karya putra-putri bangsa lndonesia yang berpengalaman dalam desain dan perencanaan rumah sakit. Seluruh area dan ruangan di RS Pondok Indah -Bintaro Jaya disempumakan dengan karya seni anak bangsa yang tersebar di lobi, poliklinik, dan mang rawat inap. Semua ini diharapkan dapat menciptakan healing environment yang dapat membantu proses penyembuhan pasien,” ujarnya. (nad)

Komentar Anda

comments