Ini Hasil Pleno DEPEKO Tangsel, UMK Rp 3.555.835

oleh -

Palapanews.com – Besaran Upah Minimum Kota (UMK) Kota Tangerang Selatan Tahun 2018 sebesar Rp 3.555.835. Angka ini, berdasarkan hasil Rapat Pleno Dewan Pengupahan Kota (DEPEKO) Tangsel, Selasa (07/11/2017). Rapat berlangsung di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Kota Tangsel.

Perhitungan itu juga didasarkan atas Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Nilai UMK sebesar itu dihitung berdasarkan rumus penghitungan besaran UMK dengan angka inflasi nasional 3,72% dan pertumbuhan ekonomi (pertumbuhan PDB) sebesar 4,99%.

Kepala Disnakertrans Kota Tangsel Purnama Wijaya mengungkapkan, angka inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi tersebut, sudah ditetapkan melalui surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Tertanggal 13 Oktober 2017 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto tahun 2017. Surat itu dijadikan sebagai pijakan untuk merumuskan UMK Tangsel 2018.

“Berdasarkan hasil rapat, memakai inflasi nasional 3,72 % dan PDB Nasional 4.99%  yaitu dengan persentase sebesar Rp 8,71 % maka UMK Tangsel sebesar Rp 3.555.835,” jelas Purnama dan hitungan ini sama dengan hitungan Apindo. Diakui Purnama ada penolakan dari pihak serikat buruh, namun hal itu dinilai wajar dan hak mereka untuk tidak sepakat.

“Tapi kita tetap merekomendasikan ke walikota akan usulan mereka, dan walikota akan kirim ke gubenur, nantinya gubenur lah yang memutuskan dan mempunyai kewenangan untuk memutuskan UMK,” jelasnya.

Dahrul Lubis, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mengungkapkan, pihak serikat pekerja menolak akan hasil pleno tersebut. “Angka perhitungan UMK kita berdasarkan inflasi daerah Tangsel dan perekonomian di Tangsel tidak seperti Apindo dan Pemkot yang menggunakan PP 78,”ungkapnya.

Pihak serikat pekerja, berdasarkan inflasi Tangsel sebesar 4,38 % dan PDB Tangsel 6,98% dengan UMT sebesar Rp 3.270.936 sehingga UMK Tangsel di 2018 sebesar Rp 3.642.514. “Angka kita dengan angka pemkot berbeda sebesar Rp 80 ribu,” jelasnya. (hms/bd)

Komentar Anda

comments