HIPMI Minta Pemerintah Kendalikan BUMN

oleh -
Anggawira, Ketua BPP HIPMI.

Palapanews.com- Masuknya peran swasta dalam pembangunan infrastruktur menurut Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anggawira, adalah suatu keharusan demi terciptanya pembangunan ekonomi yang merata.

“Selama ini semua proyek hampir seluruhnya digarap oleh BUMN, bahkan sampai proyek-proyek kecil juga. Tidak ada ruang untuk swasta jadinya,” tutur Anggawira di Jakarta (24/10/2017).

Pengerjaan proyek infrastruktur, menurutnya, 87 persen dikerjakan oleh kontraktor besar yang didominasi oleh BUMN. Hal tersebut juga pernah menjadi masukan dari Bank Dunia yang menyarankan pengurangan monopoli BUMN dalam pembangunan infrastrukur.

“Padahal sejatinya, masuknya peran swasta dalam pembangunan infrastruktur bisa menjadikan proyek lebih efisien terutama dalam hal anggaran. Ketika BUMN menggunakan anggaran dari pemerintah, swasta akan mencari pembiayaan lain baik dari perbankan maupun pasar modal, jadi pemerintah tidak perlu nambah hutang lagi kan buat biaya pembangunan,” kata Anggawira.

Anggawira menyatakan bahwa pembangunan proyek infrastruktur jika dijalankan oleh BUMN saja akan membuat keuntungannya hanya berputar antara BUMN dengan Bank-Bank Besar penyuplai modal.

“Harusnya swasta terlibat, ikut membangun, berkembang dan menikmati hasilnya. Pemerintah kan bisa gandeng UMKM atau perusahaan-perusahaan start up, jangan BUMN terus, BUMN kan sudah mapan,” tegasnya.(red)

Komentar Anda

comments