Pembangunan National Techno Park Bakal Terwujud Pada 2019

oleh -
Mohamad Nasir dan Walikota Airin meninjau stand pameran Puspiptek Innovation Festival 2017. (bd)
Mohamad Nasir & Walikota Airin meninjau pameran Puspiptek Innovation Festival 2017. (bd)

Palapanews.com – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) bakal membangun National Techno Park. Techno Park yang terintegrasi ini, target pembangunannya akan terwujud mulai pada 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan Mohamad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) saat memberikan keterangan pers pada acara Puspiptek Innovation Festival (PIF) 2017 di Graha Widya Bhakti Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (29/09/2017).

Menurutnya, Kemenristek berencana membangun 100 science techno park yang menggabungkan tiga komponen yakni pendidikan dan pelatihan, riset dan penelitian serta pengembangan bisnis. Pihaknya mendorong mendorong sinergi triple helix untuk penguatan techno park dengan keterlibatan akademisi, industri dan pemerintah.

Saat ini Indonesia memiliki 9 techno park diantaranya; di Solo, Bandung, Batam dan Cilegon. “Jadi techno park – tecnho park ini akan dikembangkan dan terintegrasi di National Techno Park,” ucapnya.

Menurut Nasir, saat ini inovasi di Indonesia masih terkendala dengan anggaran yang ada. Hal tersebut dikarenakan masih tingginya support pemerintah sebanyak 80% dibandingkan dengan anggaran yang disalurkan melalui swasta.

“Di negara-negara berkembang, inovasi sudah 80% didanai oleh swasta, sisanya pemerintah, sementara di negara kita, 80% masih didanai pemerintah sehingga perkembangan teknologi inovasi masih sangat terbatas anggaran,” terangnya.

untuk itu, pihaknya akan mendorong dan mencari cara agar pihak swasta dapat bekerjasama, dalam memberikan anggarannya untuk mendorong inovator muda dalam mengembangkan inovasi mereka, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan membuat regulasi-regulasi agar pihak swasta dapat membantu dalam hal pengembangan inovasi bagi inovator-inovator muda,” tandas Mohamad Nasir. (bd)

Komentar Anda

comments