Warga Tunanetra Butuh Perhatian Pemkot Tangsel

Pengurus Pertuni Tangsel saat berkunjung ke DPRD Tangsel.

Palapanews.com- Warga disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Tangerang Selatan (Tangsel) menyambangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (26/9/2017). Kedatangan mereka ini untuk mengadu bahwa selama ini kelompok tunanetra kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

Pantauan di lokasi, belasan pengurus Pertuni berdatangan ke ruang rapat gabungan DPRD Kota Tangsel. Mereka ada yang menggunakan tongkat dan juga beberapa ada yang dituntun lantaran ruang rapat gabungan itu berada di lantai tiga.

Mereka disambut oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Tangsel, Bambang Triyadi. Wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini langsung mempersilahkan untuk Pertuni menyampaikan aspirasinya dalam forum tersebut.

“Kedatangan kami ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi teman-teman disabilitas di Kota Tangsel,” kata Selamet Suprihatin, Ketua Pertuni Kota Tangsel.

Selama ini, menurutnya penyandang tunanetra di Kota Tangsel belum mendapat perhatian peuh dari Pemkot Tangsel. Padahal diakui Slamet, lebih dari 100 penyandang tunanetra terhimpun dalam Pertuni Kota Tangsel.

“Melalui aspirasi yang kami sampaikan ke anggota DPRD dan dengan datang ke sini, kami harap dewan bisa menyampaikan aspirasi kami ke pemerintah,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, bahwa saat ini para tunanetra di Kota Tangsel, masih kesulitan dalam mencari lapangan pekerjaan. Padahal sbagian besar memiliki keahlian keterampilan, seperit bedagang dan juga kerajinan UKM.

“Lapangan pekerjaan pun sulit bagi kami di sini, dan pelatihan serta bimbangan untukmnejadi pelaku bisnis UKM pun belum tersentu kekami. Makanya kami ingin sampaikan semuanya ke sini,” ungkapnya.(jok)