Walikota Tangsel Temu Muka Bersama Para Direktur RS

Palapanews.com- Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany beserta Wakil Walikota Benyamin Davnie menghadiri acara silaturahmi dan diskusi yang berlokasi di Balaikota Tangsel, Ciputat, Senin (18/09/2017).

Acara tersebut di hadiri oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Tangsel, Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia Tangsel, Kepala BPJS, beserta Direktur dan perwakilan Rumah Sakit se-Tangsel.

Wakil Walikota Benyamin Davnie mengatakan pertemuan ini terselenggara atas gagasan Walikota Airin Rachmi Diany dan dianggap penting untuk melangsungkan visi dan misi pemerintah daerah mengenai strategi membangun sektor kesehatan di kota Cerdas, Modern dan Religius ini.

Sementara Airin menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi di bidang pelayanan kesehatan di wilayah Tangsel. Menurutnya, perlu adanya peralihan dari Jamkesda ke program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang mengharuskan setiap pengguna pelayanan kesehatan terdaftar dan memiliki kartu BPJS, tetapi mengalami beberapa kendala.

“Pertemuan ini bukan untuk saling menyalahkan terkait kendala – kendala dalam melayani masyarakat tetapi untuk mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat. Selain itu pihak pemerintah pun, akan terus mengevaluasi program JKN tersebut,” ungkap Airin.

Pada pertemuan ini, Airin menyampaikan akan adanya pembangunan Gedung 3 RSUD Tangsel serta merubahnya menjadi Rumah Sakit Tipe B. Selain itu pemerintah Tangsel pun akan menambah 2 Rumah Sakit tipe C yang akan berlokasi di wilayah Serpong Utara dan Pondok Aren.

Airin berharap seluruh pihak yang berkontribusi dibidang pelayanan kesehatan khususnya Rumah Sakit di wilayah Tangerang Selatan dapat saling bekerja sama dan bersinergi.

“Dalam gathering ini saya menyampaikan harapan saya, tolong disampaikan kepada seluruh jajaran Direksi masing – masing Rumah Sakit terkait Peraturan Menteri Kesehatan No. 56 Tahun 2015 Pasal 20 bahwa terdapat isu strategis terkait Rumah Sakit kelas 3 yakni 30% Penyediaan Fasilitas tempat tidur Pasien dan 5% Ruang Intensive. Mohon untuk  yang belum memenuhi segera dipenuhi,” tegas Airin.(rls.bd)

Komentar Anda

comments