Palapanews.com – Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mendapat kehormatan menjadi salah satu pembicara pada Event Commission on Status Of Women (CSW) ke-61 di Kota New York, Amerika Serikat.
Walikota Airin mendapatkan undangan di acara yang berlangsung pada 13-24 Maret 2017 itu atas upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan selama ini, dalam bidang pemberdayaan perempuan. Dan kerja-keras tersebut mendapatkan pengakuan dari organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
Kegiatan Commission on Status Of Women (CSW) ke-61 sendiri adalah mekanisme tahunan yang diselenggarakan oleh PBB untuk pemutakhiran dan pembaruan perkembangan persoalan dan pemajuan hak perempuan dari berbagai negara. Termasuk hal membangun kesepatakan global serta agenda prioritas untuk pembahasan tahun berikutnya.
Pada kesempatan tersebut Walikota Airin diminta untuk menyampaikan materi di dua sesi, dimana sesi yang pertama terkait dengan tema pemberdayaan perempuan dalam konteks ekonomi, sosial dan pendidikan. Sedangkan pada sesi yang kedua membahas tentang keterlibatan perempuan dalam proses pembangunan di tingkat lokal.
Walikota Airin mengutarakan banyak para peserta, khususnya perwakilan negara–negara yang mengapresiasi serta ingin mengetahui lebih lanjut tentang program–program Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam bidang pemberdayaan perempuan lainnya. Banyak dari mereka yang berkeinginan untuk datang dan melihat langsung apa yang selama ini telah dilakukan.
“Salah satu point penting yang banyak mendapatkan perhatian adalah terkait dengan bagaimana Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhasil dalam meningkatkan kematangan usia perkawinan, dimana dalam hal ini, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berhasil dalam Rekor Muri,” jelasnya.
Diakuinya, event ini sangat terasa manfaatnya dimana kegiatan CSW 61 merupakan sebuah media yang strategis dalam rangka berbagi pengalaman sekaligus memperkaya wawasan, khususnya dalam upaya peningkatan peran dan pemberdayaan perempuan.
Pada akhir sesi, seluruh pembicara berkesempatan untuk melakukan audiensi dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. Dalam audiensi tersebut, Antonio Gutteres berpesan bahwa upaya untuk memberdayakan kaum perempuan harus mendapatkan dukungan dari semua pihak dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Program pemberdayaan perempuan harus berhasil karena program tersebut merupakan salah satu sasaran Sustainabke Development Goals (SDGs),” tegasnya.
Hadir juga pada event CSW para perwakilan, sejumlah walikota dari negara lain seperti; Walikota Paris Anne Hidalgo, Walikota Bangangte, Presiden RAFELA Celestine Ketcha Courtes, Presiden Metropolis Perempuan dan Penasihat Feminisme dari Barcelona Laura Perez, Ketua Institut Perempuan dari Mexico City Teresa Inchaustegui, Walikota Tevragh Zeina Fatimetou Abd El Malick, Ketua Institut Perempuan dari Mexico City dan Anggota Dewan dari Paris Marie Christine Lemardeley. (rls/bd)
