POSPERA Banten Unjuk Rasa di Pemkot Tangerang

oleh -

Palapanews.com- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Banten melakukan aksi unjuk rasa didepan Pusat Kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangerang, Selasa (7/3).

Aksi tersebut dilakukan agar pemerintah segera mengambil alih Freeport menjadi milik Indonesia. Menurut koordinator aksi, Fachri mengatakan, sudah saatnya Freeport diambil alih untuk menjadi milik Indonesia. Pasalnya, Nasionalisasi Freeport merupakan langkah yang jelas dan tegas untuk membuktikan bila penyelenggaraan pemerintah saat ini memang untuk melakukan perlindungan dan kesejahteraan terhadap rakyat.

“Keberadaan Freeport di Papua hanyalah menjadi luka dalam tubuh Nusantara. Sebab, kekayaan bangsa yang diambil, kerusakan lingkungan juga timbul akibat eksplorasi pertambangan,” katanya.

Diketahui kata Fachri, pada awal tahun, pemerintah mengeluarkan UU No.1 Tahun 2017 tentang Minerba yang merujuk pada UU tentang Mineral dan Batubara No. 4 Tahun 2009. “Jadi dengan UU tersebut, setiap pemegang kontrak karya (KK) yang belum melakukan hilirasi harus membangun hilirasi (smelter) untuk mengubah KK menjadi Izin Usaha Pembangunan Khusus (IUPK),” katanya.

Untuk itu, POSPERA Banten menuntut pemerintahan Jokowi-JK untuk tidak ragu-ragu dalam menghadapi PT Freeport Indonesia karena aset dan kekayaan bumi harus dilindungi. Mengecam keras sikap elit PT Freeport yang menjadikan buruhnya sebagai tameng dan alat mengancam dan menggertak pemerintah Jokowi.

“Apabila PT Freeport tetap keras dan tidak mau tunduk pada hukum Indonesia, maka kita mendesak negara untuk segera melalukan langkah nasionalisasi tambang dan aset PT Freeport untuk dikelola negara melalui BUMN, BUMD dan koperasi rakyat”, jelasnya. (ydh)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.