Polisi Buru 7 Anggota Sindikat Pemalsu Buku KIR

oleh -
Dokumen KIR Palsu yang diamankan petugas Polsek Serpong, beberapa waktu lalu. (dok)

Palapanews.com- Aparat kepolisian terus melakukan pengembangan kasus pemalsuan buku KIR di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Setelah menangkap pelaku Waris Tyanto, kini petugas memburu tujuh pelaku lainnya.

“Berdasarkan keterangan pelaku, ada tujuh pelaku lain yang saat ini masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang),” kata Kasubag Humas Polres Tangsel, Ajun Komisaris Mansuri.

Ketujuh pelaku itu antara lain YT yang diketahui sebagai tenaga honorer di Dishubkominfo Tangsel, SLM, UB, DPL, AND, AL dan M.

Hasil keterangan pelaku, untuk membuat satu buku KIR seharga Rp170.000 dan mereka dapat meraup keuntungan dari 1 buku KIR sebesar Rp50.000. Sedangkan, dalam sehari mereka dapat mencetak buku KIR sedikitnya 1-5 buku.

Diberitakan, petugas Polsek Cisauk membekuk pelaku pemalsuan buku KIR, Waris Tyanto di kediamannya Kampung Cadasmapar RT 008/RW 005 Kelurahan/Kecamatan Setu, Kota Tangsel.

Dari kediaman pelaku, petugas mengamankan 70 buah stempel dari beragam daerah di Indonesia, 46 buku KIR dari beragam daerah, 11 lembar foto copy STNK, 1 buah solder, 1 buah tang, 31 besi getok yg bersimbol angka, 5 buah spidol warna, 4 buah plat peneng kir dan 1 buah martil.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah gunting, satu buah bak stempel, satu buah tatakan atau alas ketok, satu lembar BA pengujian berkala kendaraan bermotor dan dua buah alat penghapus tipex. (one)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.