Pembangunan Gedung BNN Tangsel Terhambat

oleh -
Kepala BNN Kota Tangsel, AKBP Heri Istu. (dok)
Kepala BNN Kota Tangsel, AKBP Heri Istu. (dok)
Kepala BNN Kota Tangsel, AKBP Heri Istu. (dok)

Palapanews.com- Pembangunan gedung Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kota Tangsel tidak berjalan mulus. Pasalnya, terhambat keputusan walikota (Kepwal) Tangsel tentang pemanfaatan lahan milik Pemkot Tangsel untuk gedung BNN Tangsel.

Diketahui, lahan yang akan dibangun gedung BNN berlokasi di depan Kantor BKPP Kota Tangsel, Kecamatan Setu seluas 1.500. Rencananya, di atas lahan itu akan dibangun empat lantai. Nantinya, gedung tersebut dilengkapi ruang tahanan, aula, konsultasi, mes serta perawatan bagi pecandu.

Namun sayangnya, rencana pembangunan yang akan dimulai pada 2017 terhambat kepwal. Pada aturan itu dinyatakan, pinjam pakai lahan masih dalam proses administrasi. Sehingga belum dapat direalisasikan. Saat ini BNNK Tangsel memanfaatkan rumah susun milik KemenPUPERA di Kecamatan Setu.

Kepala BNNK Tangsel AKBP Heri Istu mengatakan, saat ini pegawai BNN mencapai 29. Jumlah tersebut masih kurang ideal. “Idealnya 60 pegawai. Ruangan kita pakai yang ada dulu,” ujarnya, Rabu (5/10/2016).

Meski kondisi gedung saat ini kurang mumpuni, kata dia, namun tetap memaksimalkan kinerja. Untuk progress pembangunan brkoordinasi dengan Dinas Tata Kota Pemukiman dan Bangunan.

“Kadang kita bingung hasil tangkapan operasi harus ditmpatkan dimana,” ucapnya.

Ditambahkan Kasi Rehabilitasi dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Tangsel Sony Gunawan gedung merupakan kewenangan Pemkot Tangsel. Pihaknya mendorong percepatan pembangunan. Pihaknya juga sudah meminta percepatan pembangunan di Komisi I DPRD Kota Tangsel.

“Secara personal sudah kita koordinasikan dengan anggota DPRD. Mereka sangat respon,” pungkasnya. (kie)

Komentar Anda

comments