PLTU Lontar Tangerang Pasok Listrik Jakarta-Banten

oleh -
Presiden Jokowi saat meninjau lokasi Ground Breaking proyek PLTU Lontar. di Kabupaten Tangerang. (dok)
Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan Dirut PT PLN Sofyan Basyir (kiri) didampingi Menteri ESDM Sudirman Said (kedua kanan) dan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) meninjau lokasi Ground Breaking proyek PLTU Lontar. (eni)
Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan Dirut PT PLN Sofyan Basyir (kiri) didampingi Menteri ESDM Sudirman Said (kedua kanan) dan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) meninjau lokasi Ground Breaking proyek PLTU Lontar. (eni)

Tangerang, PalapaNews.com – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar di Kecamatan Kemiri Kabupaten Tangerang bakal memasok listrik untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten melalui Subsistem Balaraja, Kembangan dan Muara Karang-Gandul.

Jumat (10/6/2016) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking proyek penghasil listrik sebanyak 1 x 315 megawatt (MW) itu.

“Bismilahirrohmanirrohim PLTU Lontar Unit Keempat dan proyek infrastruktur kelistrikan wilayah DKI-Banten yang sudah selesai dibangun saya resmikan,” kata Presiden Jokowi.

Kata dia, pembangunan PLTU Lontar merupakan bagian dari target 35.000 MW yang dicanangkannya. “Satu per satu pembangkit tenaga listrik di negara kita dari Sabang sampai Merauke setiap saat akan dimulai, kita harapkan target terselesaikan,” kata dia.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir menambahkan Proyek PLTU Unit 4 ini merupakan satu rangkaian dari Program 35.000 MW yang saat ini tengah digarap oleh PLN bersama pengembang swasta, dalam rangka meningkatkan rasio elektriflkasi sebagai salah satu perwujudan Nawacita dari pemerintahan Jokowi-JK.

“Syukur Alhamdullilah seluruh kesiapan pembangunan telah kami selesaikan. Nantinya pasokan dari Lontar Unit 4 akan memperkuat sistem Jakarta-Banten dan akan masuk sub sistem Balaraja,” ujarnya.

Dengan adanya PLTU Lontar extention 315 MW, PLN menargetkan bisa menambah pelanggan baru hingga 206 ribu pelanggan dan dapat menyerap tenaga kerja lebih dari 3.000 orang. Hal ini tentu dapat memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan di area lokasi proyek.

Selain melakukan groundbreaking PLTU lontar extention 1×315 MW, Jokowi juga akan melakukan groundbreaking dan peresmian proyek kelistrikan untuk memperkuat sistem kelistrikan Jakarta-Banten. (eni)

Komentar Anda

comments