Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Pamulang

oleh -
Ilustrasi jambret. (bbs)
Ilustrasi jambret. (bbs)
Ilustrasi jambret. (riausky.com)

Tangsel, PalapaNews.com – Petualangan kriminal dua pemuda berinisial MK alias Kodel (18) dan MA alias Dede (21) berakhir sudah. Ini setelah dipergoki menjambret tas Siti Nurhayati.

Apesnya, sebelum diamankan polisi kedua bandit yang menjambret tas korban dengan berbekal pisau ini babak belur dihajar massa.

“TKP (tempat kejadian perkara) di Jalan Raya Pamulang II, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang. Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Perwira Unit Reserse Kriminal, Inspektur ‎Satu Ahmad Mulyono mengatakan, Senin (2/5/2016).

Kata dia, kedua pelaku mengamati di gang menggunakan sepeda motor menunggu calon korbannya. Rata-rata, korban yang menjadi target adalah perempuan yang menggunakan sepeda motor.

Tak lama calon korban perempuan yang sedang memboncengi anaknya melintas naik motor. Siti ketika itu sedang membawa tas yang diselempangkan dibagian belakang. lewat dgn motor memboncengi anaknya dgn tas dibelakang sedangkan Tali tas diselempangkan

Amul, sapaan akrab Ahmad Mulyono mengungkapkan, kedua pelaku langsung membuntuti Siti. Sesampainya didekat PosPol Pamulang ll, Kodel memepet calon korban.

Sementara Dede yang berperan sebagai eksekutor langsung menarik tali tas serta memotongnya menggunakan sebilah pisau.‎ Setelah berhasil Kedua Pelaku langsung tancap gas motor arah Parakan.

“Akan tetapi didepannya ada kendaraan angkot sehingga pelaku menyerempet dan jatuh,” terang Amul.

Kedua pelaku diamankan warga dibawa ke PosPol Pamulang ll untuk selanjutnya  dibawa ke Polsek Pamulang. Amul jelaskan, pihaknya mengamankan barang bukti ‎satu buah tas perempuan warna merah, sebilah pisau dan satu uni‎t sepeda motor Fino warna Hijau milik pelaku.

“Kedua pelaku dikenakan Pasal 365 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal sembilan tahun,” tambah Amul. (ymw)

Komentar Anda

comments