Pekerja Asing di Tangsel Ditarik Retribusi 100 Dollar Tiap Bulan

oleh -
Pengajar asing di salah satu universitas di Tangsel. Foto: riri satria
Pengajar asing di salah satu universitas di Tangsel. Foto: riri satria
Pengajar asing di salah satu universitas di Tangsel.
Foto: riri satria

Tangsel, PalapaNews – Tenaga kerja asing yang bekerja di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditarik retribusi 100 US Dollar. Penarikan retribusi ini berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No 9 Tahun 2014 tentang Retribusi Daerah.

Berdasarkan data Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) setempat, ada 980 tenaga asing yang terdaftar. Sebagian besar bekerja sebagai pengajar di sekolah internasional.

“Kebanyakan (tenaga asing) dari Asia dan Eropa. Per orang ditarik retribusi 100 US Dollar tiap bulannya,” kata Sekretaris Dinsosnakertrans Kota Tangsel, Wiwi Martawijaya.

Dari sektor retribusi tenaga kerja asing ini, pihaknya menargetkan pendapatan sebesar Rp3,5 miliar. Ia optimistis target tersebut bakal tercapai tahun ini.

“Kita terus lakukan sosialisasi untuk capai target. Selama ini sosialisasi yang dilakukan disambut dengan positif dari perusahaan yang memperkerjakan tenaga asing,” tandasnya.

Sosialisasi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Penggunaan Tenaga Kerja. Di UU tersebutkan terdapat pembahasan mengenai pemberi kerja yang mempekerjakan TKA wajib memiliki izin tertulis dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk.

Dilanjutkan, pemberi kerja perorangan dilarang mempekerjakan TKA, Pemberi kerja wajib membayar kompensasi atas setiap tenaga kerja asing yang dipekerjakannya. (kie)

Komentar Anda

comments