Disperindag Sosialisasi Label Halal ke Puluhan IKM di Tangsel

oleh -
Sosialisasi Produk Halal yang dilakukan Disperindag Kota Tangsel. (man)
Sosialisasi Produk Halal yang dilakukan Disperindag Kota Tangsel. (man)
Sosialisasi Produk Halal yang dilakukan Disperindag Kota Tangsel. (man)

Tangsel, PalapaNews- Sebanyak 80 Industri Kecil Menengah (IKM) mengikuti Sosialisasi Kegiatan Sertifikasi Halal Produk Industri yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel di Pondok Kemangi, Serpong, Selasa (15/3/2016).

Sekertaris Disperindag Tangsel, Malikuswari mengatakan kegiatan ini untuk memfasilitasi IKM yang memproduksi makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik agar dapat memiliki sertifikat halal secara gratis.

“Dan bertujuan untuk membedakan antara produk halal dan tidak halal, sebab masyarakat perlu akan kejelasan tersebut untuk dikonsumsi. Apalagi masih banyak orang yang ingin makan dengan status jelas yakni halal. Bahkan di pusat perbelanjaan pun harus dipisahkan antara halal dan yang tidak halal,” ujarnya.

Dia pun memberi contoh, jika IKM mengekspor produknya ke luar negeri yang mayoritas negaranya Islam, maka harus memiliki label halal untuk pertanggung jawaban produk tersebut.

“Kita mencoba untuk memfasilitasi IKM Tangsel dengan memberikan sertifikat halal secara gratis. Untuk tahun ini kita targetkan 150 IKM dapat terfasilitasi tahun ini,” ungkap Malik.

IKM juga diberikan pemahaman tentang tata cara proses pengajuan sertifikat. Setelah paham, mereka mengisi data formulir.

“Setelah lengkap datanya, MUI Banten langsung terjun ke dapur mereka untuk uji laboratorium, apakah produk tersebut halal atau tidak. Selama 15 hari MUI Banten berada di Tangsel untuk pembuatan sertifikat ini,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bidang Perindustrian pada Disperindag Tangsel, Ferry Payacun menjelaskan bahwa IKM ini merupakan para pengusaha baru maupun lama yang telah dibina.

“Meski sertifikat halal bukan ranahnya Disperindag tapi kita mempermudah IKM untuk bisa mendapatkannya, sehingga produk IKM Tangsel bisa diterima masyarakat,” jelasnya. (man)

Komentar Anda

comments