Pengelola Karaoke di TangCity Diduga Curangi Pajak

oleh -
Ilustrasi. (bbs)
Ilustrasi. (bbs)
Ilustrasi. (bbs)

Tangerang, PalapaNews — Pemkot Tangerang telah menetapkan pajak hiburan sebesar 35 persen yang wajib dibayarkan oleh pemilik atau pengelola pusat hiburan di daerah tersebut. Namun, pajak sebesar 35 persen tersebut diduga tak dilakukan oleh salah satu pusat hiburan (karaoke) di kawasan TangCity, Kota Tangerang.

Berdasarkan data yang diperoleh, karaoke keluarga tersebut hanya membayarkan pajak sebesar Rp600 jutaan pada tahun 2014 lalu. hHal tersebut tak sebanding dengan pemasukan yang diperoleh oleh tempat karaoke berinisial V tersebut.

Menurut keterangan dari salah satu penanggungjawab karaoke yang enggan disebutkan nama tersebut mengatakan, jika pihaknya telah membayarkan pajak sebesar Rp600 jutaan.

“Pajaknya sudah dibayarkan semuanya, sehingga tidak ada masalah soal pembayaran pajak,” tegas pria berkacamata tersebut.

Pernyataan yang dilontarkan penanggungjawab tempat karaoke itu, jauh berbeda dengan hasil uji petik. Diketahui, hasil temuan tersebut menerangkan karaoke tersebut memiliki pemasukan setahun (tahun 2014) sebesar Rp7,2 miliar.

Dari pendapatan itu, seharusnya tempat karaoke itu membayarkan pajak sebesar 35 persen atau sekitar Rp2,5 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Tangerang, Agus Sugiono ketika hendak dikonfirmasi melalui telepon genggamnya tidak dapat dihubungi, walaupun telepon genggamnya dalam keadaan aktif. (nai)

Komentar Anda

comments