Situ di Tangsel di Ambang Kehancuran

oleh -
Bersih-bersih sampah di Situ Parigi, Pondok Aren. (dok)
Bersih-bersih sampah di Situ Parigi, Pondok Aren. (dok)
Bersih-bersih sampah di Situ Parigi, Pondok Aren. (dok)

Tangsel, PalapaNews — Kondisi situ di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat sorotan dari organisasi kepemudaan (OKP) Ganespa. Organisasi yang konsen terhadap lingkungan ini menilai situ-situ yang ada di kota itu di ambang kehancuran.

“Situ-situ di Tangsel sekarang sudah di ambang kehancuran‎,” kata anggota OKP Ganespa, Hairul Aditya di hadapan pejabat elit Tangsel dalam Forum SKPD yang digelar di Serpong, Senin (14/3/2016).

Hairul bersama rekan sejawatnya baru saja menggelar operasi bersih akhir pekan kemarin. Hasil pantauan fakta di lapangan mengejutkan, pertumbuhan bangunan yang menguruk lahan Situ Ciledug atau Situ Tujuh Muara di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, semakin tak terkendali.

Kegiatan pembangunan hunian, terang Adit, menyaplok bantaran Situ Ciledug. Iapun menantang para pejabat yang hadir ataupun Kepala Bidang Sumber Daya Air mau turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan.

“Kita sudah seringkali bersurat tapi sampai saat ini tidak ada tindakan nyata. Kalau aspirasi atau saran kami sih harus turun langsung ke bawah, lihat sendiri kondisinya,” terangnya.

Di lokasi sama, Sucipno, anggota OKP Ganespa lainnya juga menyampaikan aspirasi senada‎. Ia menyarankan agar Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel dapat menyediakan bak penampungan sampah atau amrol.

“Menurut saya, situ-situ yang ada di Tangsel harus disediakan amrol ataupun truk pengangkut sampah,” ujarnya.

Sucipno mengaku, dari hasil kegiatan operasi bersih di Situ Ciledug akhir pekan kemarin penumpukan sampah yang memenuhi area lahan konservasi dan resapan air sudah kronis.

“Banyak sampah-sampah yang berserakan. Kami bingung pak, tidak bisa berbuat apa-apa. Selain hanya bisa mengangkut sampah yang menumpuk di situ,” tambahnya.‎ (ymw)

Komentar Anda

comments