2 Budayawan Kondang Jadi Juri Sayembara Desain Landmark Tangsel

oleh -
Gedung utama Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangsel (KP2KTS) di Ciputat. (one)
Gedung utama Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangsel (KP2KTS) di Ciputat. (one)

PalapaNews- Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melibatkan budayawan kenamaan untuk menjadi dewan juri dalam sayembara Landmark kota. Mereka yakni Arswendo Atmowiloto dan Ridwan Saidi.

“Sampai sekarang sudah ada 40 orang peserta yang ngirim materi desain,” kata Kepala Bidang Teknik DTKBP Kota Tangsel, Fuad.

Mereka berasal dari berbagai kalangan, dan bahkan tak sedikit berdomisili di luar Provinsi Banten. Mulai dari berprofesi sebagai pelajar, mahasiswa, hingga arsitek yang telah mengenyam disiplin ilmu teknik sipil.

Ia mengaku, hasil karya peserta bakal langsung dinilai dewan juri. Para panelis, lanjut Fuad dari kalangan budayawan seperti Ridwan Saidi dan Arswendo Atmowiloto. Kemudian dua orang lainnya merupakan pakar arsitek yang sudah ternama.

Teknis kegiatan pembangunan dari ketiga rancangan bangunan hasil karya peserta sayembara baru dapat dieksekusi pada 2017 mendatang.

Alasannya, DTKBP Kota Tangsel masih konsentrasi menyelesaikan proyek pembangunan gedung Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (KP2KTS).

“Kegiatan pembangunan ketiga kategori lomba tidak dilakukan pas 2016. Tapi tahun berikutnya,” tambah Fuad.

Ada tiga kategori jenis desain rencana pembangunan yang disayembarakan. Antara lain, ‎desain arsitektur Bundaran Maruga, Landmark Kawasan Pertanian Terpadu, dan Gapura Kantor Pusat Pemerintahan. (ymw)

Komentar Anda

comments