Buser Polsek Serpong Tembak Mati 2 Residivis

oleh -
Pelaku curanmor kelompok Rumpin saat gelar perkara di Mapolsek Serpong.(one)
Pelaku curanmor kelompok Rumpin saat gelar perkara di Mapolsek Serpong.(one)
Pelaku curanmor kelompok Rumpin saat gelar perkara di Mapolsek Serpong.(one)

Palapa News- Tim Buser Polsek Serpong menembak mati dua pencuri kendaraan bermotor dalam penyergapan di daerah Rumpin, Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/4/2015). KS alias Enang (23) dan RS alias Black (20) ditembak lantaran melawan petugas.

Selain dua residivis yang rajin keluar masuk penjara tadi, dalam penyergapan itu polisi juga menangkap enam pelaku lain. Dua pelaku, yakni SK alias Bejo (21) dan AR alias Ucok (20), terkena tembakan pada bagian kakinya masing-masing.

“Pelaku coba melawan dengan senpi dan sajam saat disergap. Upaya paksa pun terpaksa kami lakukan dengan melumpuhkan para pelaku,” kata Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Toto Daniyanto.

Saat penyergapan di markas ‘Kelompok Rumpin’ ini, tim buser juga mengamankan empat pelaku lainnya, masing-masing berinisial MH (19), FR (20), SG (18) dan Ab (18). Keempatnya diduga bagian dari komplotan curanmor.

Dari tangan komplotan curanmor ini, petugas menyita barang bukti 7 unit sepeda motor curian, senpi angin jenis pistol Call 4,5mm, 2 buah golok, Kunci Leter T beserta anak mata kunci.

“Semua pelaku kami bawa ke kantor beserta barang bukti. Baik motor curian maupun alat kejahatan yang mereka gunakan untuk beraksi,” Kapolsek Serpong, Komisaris Arman.

Kapolsek menambahkan penangkapan pelaku curanmor “Kelompok Rumpin” ini merupakan hasil penyelidikan kasus pencurian sepeda motor Honda CBR 250 milik Dimas di Perumahan Griya Loka, Kel. Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Berbekal petunjuk CCTV yang merekam aksi kejahatan pelaku, tim buser pun langsung melakukan pengejaran terhadap para Daftar Pencarian Orang (DPO) tim buser hingga ke Lereng Gunung Maloko, Bogor Jawa Barat.

Selain berdasarkan petunjuk CCTV, kata AKP Toto, pihaknya juga mendapat informasi jika ada seseorang menjual sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat. ‎Dugaan itu terbukti benar, para pelaku langsung kami tangkap. Honda CBR 250 yang dilaporkan pemiliknya ternyata dicuri ‘Komplotan Rumpin’ tersebut.

“Pelaku kami tangkap dalam tempo 8 jam. Motor Honda CBR yang dicuri pelaku belum dijual para pelaku,” tandasnya.(hmp/one)

Komentar Anda

comments