22 Paket Pekerjaan di Dinas Tata Kota Tangsel Gagal Lelang

oleh -
Pembangunan SDN Cilenggang 2 yang mangkrak pada 2013.(one)

PalapaNews.com- Sedikitnya 22 paket pekerjaan di Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) batal dilelang. Hal ini lantaran pada pelaksanaannya, terdapat sejumlah kendala.

“Ada 22 paket pekerjaan yang lelangnya harus dibatalkan. Salah satunya Pasar Jengkol yang lahannya masih terkendala pembebasan,” kata Kabid Bangunan pada DTKBP Kota Tangsel, Muqodas Syuhada dalam coffee morning di kantornya, Selasa (4/11/2014).

Di Bidang Bangunan, kata dia, sejatinya ada 95 paket pekerjaan senilai Rp430,664 miliar yang dianggarkan dari APBD Murni Kota Tangsel 2014. Sedangkan 22 paket pekerjaan yang batal dilelang totalnya senilai Rp35,56 milliar.

“Mencapai 8 persen dari sekitar Rp438 milliar untuk Dinas Tata Kota dari dana APBD 2014,” kata dia.

Muqqodas jelaskan, banyak faktor penyebab sehingga puluhan paket pekerjaan batal ditenderkan lewat Layangan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Sementara sebanyak 14 paket pekerjaan lainnya hingga kini masih dalam proses tender.

Ia mencontohkan seperti ganjalan dalam rencana program pembangunan pada dua titik lokasi di Kecamatan Setu. Semuanya dibelit oleh persoalan yang sama. Yakni, masalah status kepemilikan lahan bangunan.

“Seperti di Pasar Jengkol masalah di aset lahan. Terus juga SMP Negeri 8 pagunya Rp18 milliar milik Puspiptek, jadi harus dilelang ulang karena turun jadi Rp5 milliar,” jelas Muqodas.(one)

Komentar Anda

comments