Mantan Napi Desak Sekda Mundur

oleh -

Demo Sekda TangselPalapa News- Gelombang aksi mendesak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Dudung E Diredja mundur dari jabatannya, terus terjadi.

Setelah Rabu (19/3) Jaringan Anti Korupsi Indonesia (Jakindo) menggelar demonstrasi, kali ini giliran Organisasi Mantan Narapidana (OMAN) Kota Tangsel yang menggelar aksi gerakan moral di depan Balaikota Tangsel, Jalan Raya Siliwangi, Pamulang, Kamis (20/3/2014).

Dengan membawa spanduk berukuran besar, puluhan massa yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB terus meneriakan yel-yel. Mereka terus berteriak “Turunkan Sekda” secara serentak.

“Kami dari OMAN mendesak Sekda Tangsel Dudung E Diredja untuk turun dari jabatannya,” kata salah seorang orator, Nurhadi disambut riuh massa, sebagai tanda setuju.

Nurhadi menilai Sekda Tangsel kurang peka terhadap kondisi masyarakat Tangsel. Kekurang pekaan Sekda, diakuinya tergambar dari kasus hilangnya mobil dinas yang digunakan Sekda Tangsel pada 2010 lalu, yaitu Toyota Camry.

“Kenapa dari hasil sidang MP-TPTGR Sekda sebagai pemakai kendaraan itu dibebaskan dari biaya ganti rugi? Ini kan tidak benar,” tandasnya.

Dalam orasinya, Nurhadi meminta Pemkot Tangsel untuk segera memensiunkan Sekda Tangsel. “Sekda harus segera pensiun. Apalagi Sekda sudah beberapa kali diperpanjang masa jabatannya,” kata dia.

Seperti diketahui, pada Rabu (19/3) lalu, jaringan Anti Korupsi Indonesia (Jakindo) menggelar aksi serupa. Mereka menuntut Sekda Tangsel mundur dari jabatannya. Aksi tersebut, dilatarbelakangi Sekda Tangsel yang menghilangkan kendaraan dinas Toyota Camry pada 2010 lalu. Namun belakangan, dari hasil sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TPTGR), Sekda dibebaskan dari biaya ganti rugi senilai Rp 321 miliar.(one)

Komentar Anda

comments