Kota Tangerang Raih Penghargaan Plakat Wahana Tata Nugraha

oleh -
Ivan Yudianto
Ivan Yudianto
Ivan Yudianto

Palapa News – Pemkot Tangerang menerima penghargaan Plakat Wahana Tata Nugraha Tahun 2013 untuk Kategori Kota Metropolitan. Penghargaan ini diberikan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia kepada daerah kabupaten/kota dalam penilaian kinerja sistem transportasi perkotaan dengan indikator baik.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Perhubungan RI EE.Mangindaan yang diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Ivan Yudianto yang berlokasi di Hotel Shangri-La, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya Jawa Timur, Kamis (3/10/2013).

Penghargaan berupa plakat ini diberikan kepada Kota Tangerang untuk pertama kalinya didasarkan kepada penilaian dengan kriteria dalam membangun dan mewujudkan budaya keamanan dan keselamatan serta meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional sistem transportasi perkotaan.

Hal tersebut juga didukung oleh peran serta masyarakatnya dalam menciptakan transportasi perkotaan dengan sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, lancar, selamat, aman, efesien dan berkelanjutan sehingga dapat menjamin hak penggunanya.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan yang dilakukan dalam tahapan yang meliputi penilaian administrasi berupa  perencanaan, pendanaan, kelembagaan dan peraturan perundang-undangan dan sumber daya manusia.

Penilaian lainnya berupa teknis dan operasional  yang mencakup sarana, prasarana, lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat. Penilaian ini juga didukung oleh komitmen (political will) Kepala Daerah  yang mencakup pembinaan daerah berupa kebijakan Pemerintah daerah dalam pengembangan dan pembangunan transportasi perkotaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Ivan Yudianto mengatakan perolehan penghargaan ini juga didukung dengan beberapa program unggulan yang dimiliki oleh Kota Tangerang, seperti Trans Jabodetabek Kota Tangerang, tidak ada penambahan jumlah armada angkutan umum, integrasi Terminal Poris Plawad dan Stasiun KA Batu Ceper, pembangunan halte angkutan umum yang terintegrasi dengan JPO, manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas.

“Selain itu, kami juga memiliki ATCS, ANDALALIN, penataan Parkir di Pasar Raya, Park and Ride di Terminal Poris Plawad, Car free day setiap bulan, emisi gas buang, pembangunan fasilitas bagi pejalan kaki/City walk, pembangunan lajur/jalur sepeda, Perizinan terpadu, TOD (Transit Oriented Development),” katanya.(nai)

Komentar Anda

comments