Palapanews.com- Komunitas Tepi Lahan Cisadane (Teladane) RW 02, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, menghadirkan Perpustakaan Teladane di tepi Sungai Cisadane. Perpustakaan yang diresmikan pada Kamis (22/10/2026) ini memanfaatkan bangunan bekas Musholla Al-Ittihad di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Pembina RW 02 Mulyadi mengatakan, pengalihan fungsi bangunan dilakukan setelah aktivitas ibadah warga berpindah ke musholla baru yang dibangun di tengah permukiman.
“Pemerintah Kota Tangerang telah membantu menyediakan lahan dan membangun Musala Al-Ittihad baru secara permanen di area permukiman warga. Oleh karena itu, bangunan eks ini kami usulkan untuk difungsikan kembali sebagai perpustakaan bagi masyarakat umum dan pengguna jalan,” ujar Mulyadi.
Pada tahap awal, Perpustakaan Teladane memiliki koleksi buku fisik dan digital. Koleksi tersebut dihimpun melalui donasi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) bersama Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS).
Buku-buku yang tersedia mencakup beragam bidang, mulai dari pengetahuan umum, filsafat, psikologi, agama, ilmu sosial, bahasa, dan pelajaran hingga buku anak, ilmu alam, sejarah, geografi, seni, hiburan, sastra, dan novel.
Dosen Pembimbing Lapangan PPG UMT Sa’odah mengatakan, gagasan untuk menghidupkan kembali bangunan tersebut berasal dari para mahasiswa. Proses pembenahan berlangsung selama tiga bulan hingga perpustakaan siap digunakan.
“Mahasiswa berharap perpustakaan ini menjadi wadah peningkatan literasi dan pengetahuan warga. Mengingat Kota Tangerang berorientasi pada wilayah pendidikan, kita ingin masyarakat tumbuh dan cerdas bersama,” kata Sa’odah.
Camat Tangerang Riswan Setyo Kardinto yang meresmikan perpustakaan tersebut mengapresiasi inisiatif komunitas dan mahasiswa. Menurutnya, keberadaan perpustakaan tidak hanya mendukung minat baca, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi di tepi Cisadane.
“Tempat ini bisa menjadi wahana edukasi sekaligus ruang berinteraksi warga. Membaca buku di sini akan memperluas wawasan dan menjadi jendela dunia bagi masyarakat,” ujarnya.
Riswan mengatakan, pihak kecamatan akan mendorong kolaborasi dengan pengurus RT, kelurahan, dan pelaku usaha sekitar untuk melengkapi sarana prasarana serta menambah koleksi buku.
Ke depan, Komunitas Teladane RW 02 juga berencana mengembangkan kawasan sekitar perpustakaan menjadi pusat kuliner dan wisata air. Pengelola tengah menjajaki kerja sama dengan penyedia kapal katamaran untuk menghadirkan paket wisata menyusuri Sungai Cisadane bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. (ydh)
