2 Warga Tewas dalam Ledakan di Pasar Cimanggis, Pemkot Tangsel Kawal Perawatan Korban

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis, Rabu (14/10/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyampaikan hal itu saat menjenguk korban yang dirawat di RSU Kota Tangsel, Kamis (15/10/2026) malam. Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus memastikan penanganan medis berjalan sesuai kondisi masing-masing pasien.

“Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengucapkan turut bela sungkawa atas kejadian yang terjadi semalam, satu ruko meledak, dan mengakibatkan dua warga meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka, bahkan sampai luka berat,” ujar Pilar.

Menurut Pilar, salah satu korban mengalami luka bakar hingga 82 persen sehingga membutuhkan penanganan medis khusus. Dinas Kesehatan bersama RSU Kota Tangsel tengah mengupayakan rujukan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan luka bakar berat.

Sejumlah rumah sakit yang dipertimbangkan sebagai tujuan rujukan yakni RSUP Fatmawati, RSPAD Gatot Soebroto, dan RS Pertamina. Pemindahan pasien menunggu kepastian kesiapan rumah sakit tujuan.

“Kami sedang menunggu kepastian rujukan. Mudah-mudahan segera mungkin dipindahkan. Apabila di sana memungkinkan, kita segera mengirim pasien untuk dilakukan penindakan,” katanya.

Pilar mengatakan, korban dengan luka ringan diharapkan dapat segera pulang apabila kondisi kesehatannya telah memungkinkan. Sementara korban dengan luka berat membutuhkan penanganan lanjutan sesuai hasil pemeriksaan tim medis, termasuk kemungkinan tindakan bedah plastik.

Selain penanganan medis, Pemkot Tangsel berkoordinasi untuk memastikan biaya perawatan korban dapat ditanggung melalui skema jaminan kesehatan sesuai kepesertaan dan ketentuan yang berlaku.

Korban yang dirawat di RSU Kota Tangsel maupun RS Sari Asih akan didampingi dalam pemanfaatan jaminan kesehatan yang dimiliki, termasuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengawal korban yang sekarang sedang dirawat supaya bisa sembuh, segera ditangani untuk pulih. Kita mengawal supaya semua korban luka ini bisa ditangani secara maksimal, gratis agar tidak membebani biaya bagi keluarga,” ujar Pilar.

Pemkot Tangsel menyatakan akan terus memantau kondisi korban dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, termasuk untuk memastikan rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan. (red)