Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang. Selain distribusi air menggunakan mobil tangki, Pemkot menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi kekeringan berkepanjangan.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono meninjau empat titik terdampak di Kelurahan Kunciran Jaya, Selasa (13/10/2026). Keempat titik tersebut berada di RT 03/RW 02, RT 04/RW 03, RT 02/RW 02, dan RT 05/RW 03.
Maryono mengatakan, peninjauan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat melalui pihak kelurahan sekaligus memastikan kebutuhan air bersih warga tertangani.
“Saat ini yang kita survei ada empat titik untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat melalui kelurahan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan melibatkan sejumlah instansi, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui armada pemadam kebakaran, Perumda Tirta Benteng, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Dalam penanganan tersebut, hingga 10 unit armada pemadam kebakaran dan lima truk tangki air Perumda Tirta Benteng dikerahkan untuk memasok kebutuhan air bersih warga secara bergiliran.
Selain distribusi air, Pemkot Tangerang menyiapkan langkah mitigasi dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Perkim), Perumda Tirta Benteng, serta Kecamatan Pinang.
Upaya yang direncanakan antara lain pembuatan sumur resapan dan galian air untuk mendukung ketersediaan air tanah. Langkah tersebut disiapkan agar penanganan kekeringan tidak hanya bergantung pada bantuan air menggunakan mobil tangki.
Terkait dugaan kekeringan yang dipengaruhi proyek pembangunan di sekitar lokasi, Maryono mengatakan Pemkot Tangerang belum dapat menyimpulkan penyebabnya. Menurutnya, kekeringan juga terjadi di sejumlah wilayah lain.
Ia mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk menjaga semangat gotong royong dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
Sementara itu, terkait rencana pelaksanaan salat Istisqa, Maryono mengatakan Pemkot Tangerang masih berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang. (ydh)
