Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menyosialisasikan rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi kepada sejumlah perwakilan koordinator pedagang kaki lima (PKL). Sosialisasi dilakukan secara langsung sebagai bagian dari persiapan relokasi pedagang ke area Pasar Anyar.
Camat Tangerang Riswan Setyo Kardinto mengatakan, relokasi PKL akan dilakukan secara bertahap mulai 14 Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi yang diawali dengan pembangunan fasilitas trotoar sepanjang 280 meter di sekitar Stasiun Tangerang.
“Kami tadi sudah melakukan rapat koordinasi dengan mengundang semua pihak yang berkaitan, termasuk perwakilan para PKL secara langsung. Berdasarkan pembahasan tadi, ada sekitar 200 lebih PKL di kawasan Jalan Kiasnawi yang akan direlokasi ke Pasar Anyar. Prosesnya nanti akan difasilitasi, termasuk penyediaan area perdagangan baru yang lebih nyaman bagi pelanggan,” ujar Riswan di Kantor Perumda Pasar Kota Tangerang, Jumat (9/10/2026).
Di tempat yang sama, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Teguh Supriyanto mengatakan, Pemkot Tangerang menyiapkan proses relokasi agar berjalan tertib. Persiapan dilakukan bersama Perumda Pasar Kota Tangerang, termasuk penyediaan lapak di dalam area Pasar Anyar yang mudah diakses masyarakat.
“Dalam waktu dekat akan segera dimulai. Tahap awalnya, PKL akan ditampung di tempat yang lebih representatif di area Pasar Anyar. PKL yang berada di sekitar Stasiun Tangerang hingga depan Masjid Agung Al-Ittihad akan diarahkan ke sana. Tempatnya lebih bagus sehingga pedagang bisa semakin berkembang ke depannya,” kata Teguh.
Sementara itu, sejumlah perwakilan koordinator PKL menyatakan dukungan terhadap rencana penataan kawasan Jalan Kiasnawi. Penataan tersebut dinilai dapat meningkatkan kenyamanan kawasan sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas perdagangan.
“Insyaallah, kami pasti mendukung rencana penataan ini. Tinggal pemerintah memperhatikan area relokasi, terutama akses menuju lokasi. Kalau tempat dan aksesnya sudah tersedia, pedagang pasti bersedia direlokasi secara bertahap untuk mendukung penataan kawasan Kiasnawi menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan ramah untuk dikunjungi,” ujar Sahari, salah satu koordinator PKL di kawasan Pasar Anyar dan Jalan Kiasnawi. (ydh)
