Palapanews.com- Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan bahwa keberhasilan aksi kemanusiaan tidak bergantung pada satu pihak semata, melainkan terwujud melalui sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, Palang Merah Indonesia (PMI), dan masyarakat.
“Kolaborasi ini menjadi kekuatan penting untuk memperkuat ketahanan sosial dan kesehatan masyarakat,” ujar Sachrudin saat meninjau kegiatan donor darah dalam rangka HUT Perkumpulan Boen Tek Bio ke-114 dan Dies Natalis ke-31 Perguruan Tinggi Buddhi Dharma, Jumat (19/12/2025), di Auditorium Vipassi Universitas Buddhi Dharma.
Sachrudin menegaskan bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata yang dapat menyelamatkan nyawa. “Setetes darah yang kita donorkan hari ini bisa menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Mengusung tema “Setetes Darahmu, Berarti Seumur Hidup”, kegiatan ini mengingatkan masyarakat bahwa kepedulian kecil yang dilakukan dengan tulus dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan orang lain.
Wali Kota Sachrudin juga memberikan apresiasi kepada Universitas Buddhi Dharma atas komitmennya mendorong civitas akademika untuk aktif dalam kegiatan sosial. Menurutnya, kegiatan kemanusiaan seperti donor darah harus menjadi wujud nyata nilai solidaritas, kepedulian, dan kemanusiaan, bukan sekadar bagian dari perayaan hari jadi universitas.
Ia berharap setiap tetes darah yang didonorkan dapat menjadi amal kebaikan yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus mencerminkan kekuatan kolaborasi dalam membangun bangsa yang peduli dan berkarakter. (ydh)
