Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tengah menggencarkan program Tangerang Pelaku Usaha Naik Kelas (TUNAS). Program ini hadir untuk memfasilitasi kebutuhan legalitas usaha, seperti pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pelatihan bisnis, hingga layanan promosi sesuai bidang usaha yang dijalankan.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany menjelaskan, TUNAS merupakan payung besar yang menyatukan berbagai program di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan integrasi tersebut, layanan untuk pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal.
“Semua program yang ada di OPD masing-masing disatukan dalam TUNAS. Misalnya layanan pembuatan NIB yang tersedia di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, hingga pendampingan UMKM untuk menjadi mitra e-katalog,” ujar Mugiya, Senin, 15 September 2025.
Ia menambahkan, dukungan yang diberikan Pemkot Tangerang juga mencakup promosi digital. “Promosi yang diberikan dalam bentuk digital ini akan lebih menarik. Kami ingin UMKM Kota Tangerang bisa memiliki materi promosi yang layak tanpa terbebani biaya,” lanjutnya.
Pelaku UMKM yang berminat dapat mendaftarkan diri secara online melalui platform resmi TUNAS di laman linktr.ee/tunaskotatangerang. Selain promosi gratis, layanan TUNAS juga mencakup fasilitasi legalitas seperti NIB, HAKI, sertifikat halal, hingga SLHS secara gratis tanpa pungutan biaya.

Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Sugihharto Achmad Bagdja, menambahkan bahwa layanan pembuatan NIB ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang belum memiliki legalitas. Program ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pemberdayaan ekonomi lokal.
“Layanan ini terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya alias gratis. Kami ingin seluruh pelaku usaha kecil di Kota Tangerang memiliki legalitas yang sah. Prosesnya juga dipermudah, tidak ada yang dipersulit,” tegasnya.
Sejak Agustus 2025 hingga saat ini, sebanyak 636 orang telah membuat NIB Merdeka. Dengan legalitas tersebut, para pelaku usaha berkesempatan mengakses program bantuan, pembiayaan, hingga pelatihan. Peserta juga dibimbing langsung oleh petugas melalui sistem Online Single Submission (OSS) agar tidak kesulitan dalam pendaftaran.
Program NIB Merdeka ini menjadi bagian dari langkah Pemkot Tangerang dalam membangun ekosistem usaha yang inklusif, berdaya saing, dan terintegrasi secara digital.
Diketahui, TUNAS merupakan hasil kolaborasi berbagai OPD, di antaranya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM; Diskominfo; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata; DPMPTSP; Dinas Kesehatan; Dinas Ketenagakerjaan; serta Sekretariat Daerah Kota Tangerang. (adv)
