TMMD Kodim 0602/Serang ke-124 Bangun Jembatan, Wujudkan Mimpi Warga Dua Desa

Palapanews.com – Mimpi masyarakat Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, tepatnya warga di Desa Silebu dan Suka Jadi, tak lama lagi akan terwujud. Saat ini, TMMD ke-124 Kodim 0602/Serang bersama DPUPR Kabupaten Serang tengah membangun jembatan untuk warga.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0602/Serang bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang tengah membangun jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter.

Nantinya jembaatan ini, sebagai penghubung antara Desa Silebu dan Suka Jadi. Warga pun antusias membantu proses pembangunan jembatan tersebut bersama TNI.

Diakui Nuraeni, salah seorang warga Desa Silebu, dirinya yakin dengan adanya jembatan ini, warga bakal merasakan dampak pembangunan jembatan di desanya.

Karena sebelum ada jembatan warga harus memutar jalan jika hendak ke antar desa tersebut dengan jarak tiga sampai lima kilometer, namun setelah jembatan jadi, kemungkinan berjarak hanya 541 meter.

“Dulu sebelum ada jembatan, kita kalau mau ke arah Batu Belah, Nyapah harus muter ke arah Suka Maju ke Baru Belah. Nanti kalau jembatan jadi, lebih enak nganter anak sekolah di SDN Nyapah lebih dekat dari sini. Bersyukur jalan dan jembatan dibangun, lebih dekat lebih enak kita,” ucap Nuraini yang saat ditemui di lokasi tengah mengasuh anak balitanya.

Pembangunan jembatan  ini sendiri merupakan bagian dari Program TMMD ke-124 yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah pedesaan. Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat akan lebih mudah.

Menurut Komandan Satgas TMMD ke-124 Letkol Arm Oke Kistianto, jembatan ini dibangun sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.

“Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

Masih menurut Letkol Arm Oke Kistianto, target pembangunan jembatan ini bisa rampung dalam waktu dekat agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. “Semoga berdampak terhadap perekonomian masyarakat meningkat,” pungkasnya. (rls/bd)