Blusukan 19 Titik per Hari, Maryono Dengarkan Curhatan Masyarakat

Palapanews.com- Untuk dapat menarik simpatisan dan menyatukan persepsi kepada masyarakat yang tersebar di 104 kelurahan di Kota Tangerang, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin-Maryono kerap turun untuk menyapa masyarakat.

Pasangan Sachrudin-Maryono (SAMA) terus melakukan pendekatan kepada khalayak karena sedang masuk dalam tahapan kampanye dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Kunjungan maupun undangan yang dilakukan masyarakat terhadap pasangan nomor urut 3 ini mencapai 14 hingga 19 titik pertemuan per hari untuk menyampaikan visi misi hingga mendengarkan curhatan dari masyarakat, baik itu kalangan milenial, Gen-Z hingga para orangtua untuk kemajuan Kota Tangerang lima tahun ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Calon Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Menurut Maryono, pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang ini masuk dalam tahapan kampanye kepada masyarakat. Alhasil, program unggulan yang dimiliki maupun berbagai asipirasi dari masyarakat disampaikan secara terbuka.

 

“Kita selalu menyampaikan visi misi untuk Kota Tangerang lima tahun kedepan saat bertemu dengan masyarakat. Disamping itu, masyarakat juga menyampaikan keluhan yang berada disekitar wilayahnya secara transparan,” ungkap Maryono.

Saat bertemu masyarakat, ucap Maryono terjadi diskusi santai, di mana calon maupun masyarakat saling menyampaikan gagasan. “Dengan diskusi tentunya akan membuahkan titik temu atau solusi untuk mencapai asa yang diinginkan,” pungkasnya.

Pria yang baru saja dikukuhkan menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menerangkan, aspirasi yang disampaikan masyarakat saat bertemu adalah tentang pendidikan, di mana sektor pendidikan menjadi aspirasi yang paling tinggi disampaikan oleh masyarakat.

“Pendidikan menjadi skala prioritas dalam pembangunan Kota Tangerang. Untuk itu, Sachrudin-Maryono akan memaksimalkan pelayanan dasar ini kepada masyarakat,” imbuhnya seraya menambahkan, setelah pendidikan ada kesehatan, lowongan pekerjaan, ruang pekerjaan, perekonomian (UMKM) hingga seni dan sosial budaya.

“Kita harus mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Sebab, aspirasi dari bawah ini sangat menentukan pembangunan Kota Tangerang yang lebih baik lagi,” paparnya.

Maryono berharap, dengan ada diskusi seperti ini akan terciptakan sebuah terobosan yang nantinya akan dinikmati oleh masyarakat Kota Tangerang.

“Doakan kami untuk kemajuan Kota Tangerang, dan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan agar dapat menjalankan aktivitas,” ujarnya.(ydh)