Miliki Jiwa Ketokohan Ditengah Masyarakat, Sachrudin Diundang dalam Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid

Palapanews.com Warga Perumahan Pabuaran Residence yang berlokasi di Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang meramaikan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ar Rahman yang memiliki luas sekitar 300 meter persegi.

Dalam peletakan baru pertama tersebut juga dihadiri oleh Lurah Margasari, Sekretaris Camat Karawaci, para ulama hingga kehadiran tokoh masyarakat Kota Tangerang yakni Sachrudin.

Sachrudin yang mengenakan pakaian putih disertai celana berwarna hitam ini disambut antusias oleh warga yang tidak hanya umat muslim, tapi umat agama lain di wilayah tersebut karena dianggap ketokohannya mampu merangkul seluruh unsur lapisan masyarakat.

Tokoh masyarakat Pabuaran Residence, Hasanuddin BJ menyampaikan, Sachrudin memiliki jiwa ketokohan yang sangat kental ditengah masyarakat, sehingga kedatangan dirinya (Sachrudin) dalam peletakan batu pertama ini sangat dinantikan oleh masyarakat.

“Artinya berkesinambungan dan sudah banyak yang kenal juga dengan pak Sachrudin dan itu menjadi tumpuan kenapa dirinya diundang. Semoga pembangunan masjid ini cepat selesai dan pak Sachrudin mendapat respon baik dari masyarakat setempat sehingga komunikasi terus berjalan,” katanya.

Sementara itu, Sachrudin yang menggunakan peci hitam ini mengapresiasi masyarakat setempat yang mengantongi semangat membangun kebersamaan. Baik dalam peningkatan kapasitas hingga kualitas sumberdaya manusia dari individunya.

“Kita lihat ada sebuah semangat kebersamaan yang perlu ditumbuh kembangkan oleh kita semua. Sebab, masjid adalah sarana prasarana untuk pencapaian tujuan menuju kebahagiaan dunia akhirat,” papar Sachrudin, Minggu, 30 Juni 2014.

Sachrudin menilai, masjid merupakan tempat peradaban yang nantinya dapat dijadikan pusat pengembangan ilmu bagi generasi penerus. Tentu hal itu ucap Sachrudin, membutuhkan fasilitas yang diciptakan dari kebersamaan masyarakat setempat.

“Kita tahu gotong-royong merupakan salah satu budaya bangsa kita yang sudah tumbuh sejak dulu, dan hal ini harus kita tumbuh kembangkan kembali. Kalau kita enggak hidupkan makan akan hilang sifat itu menjadi individual yang akhirnya tidak ada kebersamaan untuk pembangunan,” ujarnya.

Sachrudin menambahkan, kendati dengan adanya semangat gotong-royong menjadi modal dasar baik dari masyarakat ataupun pemerintah setempat. Hal itu untuk menjadikan keterpaduan satu kesatuan menciptakan masyarakat Kota Tangerang yang sejahtera.(ydh)

Komentar Anda

comments