Pj Wali Kota Tangerang Minta Pegawai untuk Satu Komando demi Percepatan Pembangunan

Palapanews.com Untuk melanjutkan pembangunan di wilayah Kota Tangerang pasca berakhirnya masa kepemimpinan Arief-Sachrudin sebagai kepala daerah, Penjabat Wali Kota Tangerang menginstruksikan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang berada di wilayah lingkup Pemerintah Kota Tangerang untuk tetap dalam satu komando.

Dengan melanjutkan pembangunan yang sudah ada tentunya dibutuhkan kolaborasi dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk fokus dalam melakukan pembangunan demi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin saat menjadi pembina apel di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu, 27 Desember 2023.

Menurut Nurdin, pembangunan yang merata dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, tentunya para pegawai harus kompak atau satu komando dalam melakukan kolaborasi disertai perencanaan yang matang untuk menjalankan program-program.

“Artinya adalah kekompakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung program pembangunan yang berkelanjutan,” ungkap Nurdin.

Nurdin menambahkan, untuk saat ini Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah diikat dengan peraturan pencapaian kinerja atau sasaran kerja pegawai
(SKP), sehingga masing-masing pegawai didorong untuk melakukan perjanjian yang berdampak.

“Dengan adanya perjanjian berdampak ini tentunya dikolaborasikan mulai dari cara berpikir, implementasi yang kolaboratif hingga menjadi stakeholder yang berkolaboratif,” pungkasnya seraya menambahkan, apabila ada staf atau pejabat yang tidak satu komando, maka akan dilakukan pengecekan tentang tingkah laku dan tata kelola dari ASN, sehingga akan terlihat kunci dari penyimpangan tersebut.

Pria yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Aceh Jaya ini juga menyampaikan, agar masing-masing dinas melakukan percepatan dari berbagai kegiatan yang ada, khususnya pada bidang konstruksi.

“Semua harus dipercepat, perencanaan hingga lelangnya. Jadi apabila sudah siap maka Januari atau Februari sudah bisa dilakukan pekerjaan. Jangan ada lagi yang dikerjaan menjelang akhir tahun,” jelasnya.(ydh)