Palapanews.com– Pemerintah Kota Tangerang sedang disibukkan dengan kedatangan tim penilaian Adipura Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Untuk itu, berbagai sudut di Kota Tangerang yang menjadi titik penilaian pun ditata dengan rapi.
Tim ini akan menilai kebersihan, keindahan serta kelestarian lingkungan di Kota Tangerang mulai tanggal 18 Oktober hingga 20 Oktober 2023.
Untuk menciptakan kebersihan di Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan operasi kebersihan gabungan yang melibatkan beberapa instansi, sebagai upaya untuk meningkatkan kebersihan dan kualitas lingkungan yang lebih baik.
Dalam operasi kebersihan gabungan ini turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), Perusahaan Daerah Pasar (PD Pasar), serta Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Kecamatan.
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan, dalam rangka membangun lingkungan yang sehat, diperlukan kolaborasi lintas instansi.
“Saya yakin dengan kerja sama, kita dapat memberikan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan aman bagi masyarakat,” imbuh Wali Kota saat menyampaikan arahannya, di Taman Elektrik, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa,18 Oktober 2023.
Kegiatan ini, kata Arief, bertujuan untuk memberikan manfaat yang nyata dan positif. “Semua petugas, baik dari petugas kebersihan, petugas taman, Pol PP, dan seluruhnya, itu harus saling komunikasi, saling bantu. Apa yang kira-kira mengganggu keindahan kota kita, itu dibersihkan. Dan, apa yang kita lakukan harus dapat menjadi maslahat dan bermanfaat, terutama bagi masyarakat Kota Tangerang,” tegasnya.
Arief juga mengajak, seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan ketertiban kota, serta mendukung upaya-upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang baik.
“Ayo kita bersama-sama budayakan hidup bersih dan sehat sehingga lingkungan yang kita tinggali nyaman dan jauh dari penyakit,” ajaknya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan, operasi kebersihan gabungan ini mencakup berbagai kegiatan seperti pembersihan fasilitas umum, penertiban parkir, pengawasan ketertiban pasar, dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan kota yang lebih baik dan nyaman untuk ditinggali,” jelasnya.
Indra, salah satu warga menyampaikan, kebersihan memang menjadi modal utama untuk terciptanya kota yang indah dan sehat. Namun, yang sangat disayangkan adalah ketika ada penilaian Adipura baru seluruh tim dikerahkan. Tapi, sebelum penilaian dan sesudah penilaian Adipura pasti kembali seperti biasa.
“Jangan cuma mau penilaian Adipura saja seluruh tim kerahkan untuk membuat jalan bersih mulai dari sampah hingga para pedagang kaki lima. Tapi setelah itu ya kembali lagi seperti biasa,” paparnya.
Ia juga menambahkan, sebaiknya tim penilai Adipura itu ketika ingin menilai datanglah secara senyap. “Kalo datangnya diam-diam pasti akan terlihat wujud asli kebersihan di suatu daerah,” ucapnya.(ydh)
