Sekolah Pembangunan Jaya Ajak Ratusan Orang Tua Ikuti Parenting Talk

Palapanews.com- Mengawali dibukanya pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2024-2025, Sekolah Pembangunan Jaya (SPJ) mengajak 150 calon orang tua murid ikut kegiatan rutin tahunan, yakni ‘Parenting Talk’ bertema Amazing Parents for Amazing Children di Aula SMA Plus Pembangunan Jaya pada Sabtu (14/10/2023).

Sebagai narasumber, Dr Rose Mini Agoes Salim atau kerap disapa Bunda Romy mengatakan bahwa, kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan wawasan, strategi, dan panduan kepada orang tua dalam menjalankan peran mereka sebagai pendidik dan pengasuh yang efektif.

Menurut Bunda Romy, investasi terbesar orang tua adalah mendidik anak untuk sukses. Artinya anak yang cerdas, mempunyai karakter positif kreatif dan menjadi inspirasi bagi orang lain.

“Setiap anak unik, karena memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, orang tua perlu lebih banyak mendengar dan melihat dari sudut pandang anak,” ucapnya.

Sementara itu, Principal Eksekutif SPJ, Indira Sunito menjelaskan, pendidikan anak merupakan salah satu tugas yang paling penting dalam kehidupan orang tua. Terlebih dalam menghadapi era globalisasi dan perubahan yang cepat, peran orang tua menjadi semakin penting dalam membantu anak mengembangkan potensi secara optimal.

“Karena anak-anak yang tumbuh dengan dukungan, panduan, dan perhatian dari orang tua yang luar biasa memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang sukses, mandiri, dan berkontribusi positif dalam masyarakat,” ujarnya.

Menurut Indira, SPJ merupakan sekolah yang konsen dengan pendidikan keluarga, karena anak tidak bisa dididik untuk memahami orang tua dan orang tua harus pro aktif memahami anak. Oleh karena itu Parenting Talk ini diadakan, bukan hanya untuk orang tua siswa saja, tapi kita undang masyarakat dari luar untuk menjelaskan bagaimana SPJ mengutamakan pentingnya pendidikan keluarga dengan program yang mencerdaskan.

“Dengan adanya Parenting Talk ini, diharapkan agar orang tua bisa membangun hubungan yang kuat dengan anak-anak, mengenali minat dan bakat mereka, serta mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul dalam proses pendidikan. Kegiatan ini juga akan memberikan bekal orang tua untuk dapat memahami karakter dan kebutuhan anak, sehingga bisa mendampingi anak menghadapi kehidupannya dimasa sekarang dan yang akan datang sesuai dengan zamannya,” harapnya.

SPJ dengan smart curriculumnya juga mengajak anak agar senang belajar, bagaimana melibatkan anak dan guru dalam proses belajar. Kadang anak sebagai guru, dan ini tidak dapat berjalan berdampingan tanpa peran orang tua. Karena smart curriculum akan menyeimbangkan antara pendidikan akademik dan budi pekerti. Serta menanamkan dalam diri anak-anak untuk senantiasa menghargai perbedaan. (nad)