Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) bersama unsur Forkopimda melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras (Miras). Pemusnahan dilakukan menggunakan alat berat di depan kantor Kecamatan Setu, Sabtu (26/11).
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan bahwa ada regulasi atau Peraturan Daerah yang mengatur peredaran minuman keras di kota perdagangan dan jasa ini.
“Yaitu 0 persen ya, artinya sama aja tidak ada alkohol,” kata Benyamin, dalam keterangan yang diterima, Minggu (27/11).
Soal ribuan botol minuman keras yang dimusnahkan, menurut Benyamin Davnie berasal dari razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) selama tahun 2022. Razia dilakukan terhadap warung-warung maupun tempat yang masih menjual minuman keras. Dimana, sumber informasinya berasal dari masyarakat.
“Jadi apa yang dilakukan SatpolPP menunjukkan konsistensi kita dalam menegakan Perda. Karena ini sesuai motto kita, cerdas, modern dan religius,” ujarnya.
Untuk itu, Pemkot melalui SatpolPP akan terus melakukan langkah-langkah penegakan Perda, terutama soal alkohol. Karena, kata Benyamin, ini dimaksudkan untuk menjaga anak bangsa dari pengaruh minuman keras.
“Terima kasih kepada semua pihak, SatpolPP, Kapolres, Dandim, Camat dan Lurah telah bekerja sama dengan baik,” pungkasnya. (red)
